Raja Muda Lakukan Perlawanan Saat Ditangkap, Satreskrim Padang Hadiahi Timah Panas

Tersangka saat diamankan personel Satreskrim Polresta Padang
Tersangka saat diamankan personel Satreskrim Polresta Padang (Istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Seorang jambret di Kota Padang kembali dibekuk tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Padang di Jalan Bay Pass, Kelurahan Batung Taba, Kota Padang , Sumatera Barat (Sumbar).

Tersangka atas nama Raja Muda dibekuk pada Rabu 2 Desember 2020 dini hari sekitar pnnukul 01.30 WIB saat berkumpul dengan teman-temannya.

baca juga: Alumni SMKN 2 Padang Sebut Aturan Penggunaan Jilbab Sudah Ada dari Dulu, Ini Pengakuannya

"Tersangka ini diduga melakukan penjambretan dan kami amankan saat dia bersama teman-temannya nongkrong di lokasi tersebut," kata Kasatreskrim Polresta Padang , Kompol Rico Fernanda.

Menurutnya, penangkapan tersebut berdasarkan adanya laporan dari korban atas nama Asrizal dengan nomor laporan LP / 652 / B / XII / 2020 / RESTA SPKT UNIT II.

baca juga: Heboh Kasus Pemakaian Jilbab Untuk Siswa Non Muslim, Kuasa Hukum Sebut Jeni Tidak Merasa Terusik

"Setelah mendapatkan laporan tersebut pada 17 November 2020, kami langsung melakukan penyelidikan terkait siapa pelakunya," katanya.

Dari keterangan beberapa saksi, pihaknya mendapatkan hasil bahwa tersangka atas nama Raja merupakan pelaku penjambretan tersebut.

baca juga: Kuasa Hukum Siswi SMKN 2 Padang Surati Presiden, Minta Siswa Non Muslim Tidak Diwajibkan Pakai Jilbab

"Setelah kami selidiki, kami mengetahui keberadaan tersangka tadi malam di daerah Baypass," katanya.

Berbekal beberapa foto, tim Satreskrim Polresta Padang membekuk tersangka. "Saat kami amankan, tersangka ini melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri," lanjutnya.

baca juga: Legenda Sumbar, PS All Star PP Gelar Laga Persahabatan

Setelah memberikan tembakan peringatan sebanyak tiga kali, petugas terpaksa mengarahkan tembakan ke arak tersangka.

"Tersangka terpaksa kami lumpuhkan dengan satu tembakan di kaki sebelah kiri dan membawanya beserta barang bukti ke Mapolresta Padang ," lanjutnya.

Ia mengatakan, pihaknya mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone merk Oppo A5s warna biru, satu buah kotak handphone merk Oppo A5s warna biru dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih biru.

"Tersangka diancam dengan pasal 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri