Ini Cara KPU Pessel Pastikan Pasien COVID Tetap Bisa Memilih

Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kepada masyarakat yang akan menjadi petugas tempat pemungutan suara.
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kepada masyarakat yang akan menjadi petugas tempat pemungutan suara. (KLIKPOSITIF)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat memastikan hak warga yang tercatat sebagai pasien positif COVID-19 tak terabai dalam Pilkada 2020.

Komisioner KPU Pessel , Febriani mengungkapkan, dalam Pilkada 2020 memang sedikit berbeda dari Pilkada sebelumnya. Sebab, dari sejumlah aturan yang ada, mekanisme pencoblosan harus memenuhi protokol kesehatan.

baca juga: Viral Pembagian Nasi Kotak dari Presiden, Beragam Komen Netizen Bermunculan

"Aturan yang lebih rinci akan kami lahir melalui rapat pleno," ungkapnya di Painan, Kamis 3 November 2020.

Ia menjelaskan, perbedaan pada Pilkada tahun ini, diantaranya dengan adanya warga yang terpapar positif COVID. Meski terpapar COVID mereka tetap memiliki hak yang sama dalam memilih pemimpin.

baca juga: DPR Minta Menkes Buat Instrumen Penanganan Covid-19 yang Efektif

"Kami menyiapkan dokumen model A-5 atau surat keterangan pindah memilih bagi warga yang menjalani isolasi di Rusunawa Painan dan di RSUD Dr M Zein Painan," jelasnya.

Sementara bagi warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, pihaknya bakal mengutus petugas khusus untuk mendatangi pemilih.

baca juga: Pemkab Tagetkan Vaksinasi Nakes di Pessel Tuntas Januari 2021

Khusus bagi pemilih yang sedang isolasi COVID di rumah, petugas KPPS bakal mendatangi masing-masing pemilih tepat pukul 12.00 WIB.

"Ketua KPPS mengutus anggotanya dan itu akan diawasi pengawas dan saksi pasangan calon ke rumah warga yang terpapar, dan melayani yang bersangkutan memberikan hak pilih," terangnya.

baca juga: Vaksinasi Corona di Pariaman Direncanakan Baru Mulai pada Februari 2021

"Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memastikan agar mereka yang terpapar bisa menggunakan hak pilih sama dengan masyarakat lain," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri