Kemenag Kini Memiliki Nama dan Kelas Jabatan Fungsional Pentashih Mushaf Alquran

Sekjen Kemenag Nizar
Sekjen Kemenag Nizar (kemenag.go.id)

KLIKPOSITIF - Kementerian Agama kini memiliki nama dan kelas jabatan fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur'an. Hal ini menyusul telah disetujuinya usulan Kementerian Agama oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Sekjen Kemenag Nizar mengatakan, pihaknya pada 25 Agustus 2020 telah bersurat kepada Kemenpan dan RB, menyampaikan naskah akademik dan rafat rancangan tunjangan jabatan fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur'an. "Alhamdulillah usulan tersebut disetujui dan kini resmi di Kementerian Agama ada nama dan kelas jabatan fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur'an," terang Nizar di Jakarta, Jumat (04/12).

baca juga: Afirmasi Pesantren, Kemenag Siapkan Beasiswa, BOS, PIP hingga Bantuan Sarpras

Menurut Nizar, ada tiga pertimbangan yang disampaikan oleh Kemenpan&RB. Pertama, pasal 99 ayat 3 huruf s Peraturan Pemerintah Nomor 17 tahun 2020, bahwa Instansi Pembina Jabatan Fungsional memiliki tugas menyusun informasi faktor jabatan untuk evaluasi jabatan. Kedua, Kemenag merupakan instansi pembina jabatan fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur;an dan telah menyampaikan usulan kelas jabatannya.

"Ketiga, usulan kelas jabatan dari Kemenag telah dianalisis dan diselaraskan sesuai ketetuan Peraturan Menteri PAN dan RB tentang Pedoman Evaluasi Jabatan," tutur Nizar.

baca juga: Kemenag Perpanjang Kebijakan Keringanan UKT PTKIN

Berikut nama dan kelas jabatan fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur'an:

1. Jabatan Fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur'an Ahli Pertama dengan Kelas Jabatan 8

baca juga: Syekh Ali Jaber Meninggal, Menag: Jasanya Sangat Besar dalam Dakwah di Indonesia

2. Jabatan Fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur'an Ahli Muda dengan Kelas Jabatan 103. Jabatan Fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur'an Ahli Madya dengan Kelas Jabatan 12

4. Jabatan Fungsional Pentashih Mushaf Al-Qur'an Ahli Utama dengan Kelas Jabatan 14

baca juga: Kemenag Serahkan Sertifikat Halal Vaksin Sinovac kepada PT Bio Farma

Editor: Haswandi