Teror Harimau di Jorong Lurah Ingu: Bertatapan Muka dengan Inyiak

Rosma (57)
Rosma (57) (ist)

KLIKPOSITIF -- Rosma (57) masih mengingat jelas kejadian pada Selasa 1 Desember 2020 yang mencekam di rumahnya di Jorong Lurah Ingu, Nagari Simpang Tanjuang Nan Ampek.

Seekor harimau menerornya dan keluarganya beserta lima rumah lainnya yang berada di penghujung jalan Jorong itu.

baca juga: Wako Padang Panjang Perintahkan Dinas Terkait Carikan Lokasi Baru Bagi PKL

"Awalnya saya memang sedang kurang enak badan dan merasa mual. Saat itu saya muntah melalui jendela rumah saya," katanya kepada KLIKPOSITIF .com, Sabtu 5 Desember 2020.

Ia mengingat saat itu sekitar pukul 21.00 WIB, dimana jorong tersebut telah diterangi olah lampu-lampu dari rumah warga yang ada didaerah itu.

baca juga: 3 Tahun Jabat Ketua PN Tanjungpati, Herry Cahyono Kini Jabat Ketua PN Serang IA

Saat muntah melalui jendela itu, Rosman menjelaskan kalau cucunya, Ica (11) bangun dari tidurnya dan ingin membantunya yang sedang muntah-muntah "Saat itu, cucu saya melihat keluar dan langsung pergi ke arah tempat tidur dan seperti ketakutan," lanjutnya.

Setelah selesai muntah, ia melihat ke arah depan rumahnya. Seekor harimau Sumatera dengan panjang lebih dua meter telah berada di hadapannya. Hanya jelela yang terbuka dengan rumah dinding papan itulah menurut Rosman yang menjadi penghalang antara ia dan harimau tersebut.

baca juga: Vaksinasi Corona di Pariaman Direncanakan Baru Mulai pada Februari 2021

"Saya terkejut, tapi saya tetap tenang dan langsung menyuruhnya pergi dengan mengatakan 'pergilah nyiak (sebutan orang minang pada harimau ", kami tidak ada kesalahan. Kalau ada kesalahan mohon maafkan kami'," katanya.

Saat menyuruh harimau itu pergi, harimau itu tetap melihatnya. Ia masih tetap tenang dan tetap meminta harimau itu pergi.

baca juga: Penataan dan Pengembangan Pasar Jadi Prioritas, Pemko Padang Panjang Tertibkan PKL

"Dia tetap tidak pergi dan tetap melihat saya," lanjutnya. kejadian tersebut diperkirakannya berlangsung sekitar 10 menit.

Menurutnya, jaraknya dengan harimau itu hanya kurang lebih 10 meter. "Setelah beberapa saat, dia langsung pergi dan mengejar seekor anjing," lanjutnya.

Anjing yang ia makan adalah seekor anjing yang berada di rumah Sukur yang terletak kurang lebih 200 meter dari rumahnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri