PH Mulyadi Sebut Hal Ini Terkait Penetapan Kliennya Sebagai Tersangka

Mulyadi
Mulyadi (Net)

KLIKPOSITIF - Tim Kuasa Hukum Mulyadi-Ali Mukhni, Hanky Mustav Sabarta mengatakan, penetapan kliennya sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri seolah-olah dipaksakan dan dikondisikan.

"Penetapan tersangka itu seolah-olah dipaksakan, karena secara substansi pengertian kampanye di luar jadwal itu tidak terpenuhi," katanya saat dihubungi Katasumbar jaringan KLIKPOSITIF .com, Sabtu (5/12/2020).

baca juga: KPU Tanah Datar Tetapkan Eka Putra - Richi Aprian Sebagai Bupati dan Wabup Terpilih Pilkada 2020

Hanky menilai, ada target seolah-olah sebelum tanggal 9 Desember pencoblosan ini sudah ada penetapan tersangka. "Jadi itu yang dikondisikan. Menurut kami ini salah satu bagian dari kampanye hitam atau negatif kampanye yang dihadapan kepada Pak Mulyadi," ujarnya.

Hanky melanjutkan, ia juga menilai ini bagian dari konspirasi menzalimi kliennya, karena secara substansinya dari Komisi Penyiaran sudah mengeluarkan hasil juga bahwa ini bukan merupakan kampanye hitam atau kampanye di luar jadwal.

baca juga: Polemik Kerudung di SMK, MUI Sumbar: Seperti Diframing, Telusuri Masalah Ini dengan Benar

"Karena pengertian kampanye itu kan kalau kita lihat di undang-undang Pilkada itu kan jelas di situ difasilitasi oleh KPU, diadakan oleh KPU dan dibiayai oleh KPU. Kemudian definisi kampanye itu kan mana yang memenuhi unsur itu. Kemudian pak Mulyadi hadir di tvOne itu kan diundang. Apakah waktunya itu masuk itu kan harusnya ditujukan kepada tvOne," katanya.

"Jadi kita menilai ini ya ada kampanye hitam untuk menzolimi pak Mulyadi. Karena memang hasil dari pertengahan Agustus itu polling Pak Mulyadi berada di atas terus nih," pungkasnya.

baca juga: Mardiansyah Dipercaya Sebagai Ketua DPD PAN Padang Panjang, Zulkifli Hasan: Segera Susun Kepengurusan

Seperti diberitakan sebelumnya, calon Gubernur Sumbar nomor urut 1 Mulyadi ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan tindak pidana pemilihan berupa kampanye di luar jadwal.

Mulyadi ditetapkan tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri setelah dilakukan gelar perkara pada Jumat (4/12/2020).

baca juga: Simpan Sabu di Dapur, Suami-Istri di Tanah Datar Ini Dibekuk Polisi

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Awi Setiyono membenarkan hal tersebut. "Iya betul, setelah dilakukan gelar perkara kemarin, calon gubernur Sumbar M (Mulyadi) ditetapkan menjadi tersangka," katanya saat dihubungi Katasumbar jaringan KLIKPOSITIF .com, Sabtu (5/12/2020).

Editor: Eko Fajri