Lagi, 7 Orang Anggota KPPS Solok Positif Covid-19

Ilustrasi Pengambilan swab.
Ilustrasi Pengambilan swab. (Klikpositif)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Sebanyak 7 orang anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang bakal bertugas di Pilkada Solok 2020 terkonfirmasi positif Covid-19, Senin (7/12/2020).

"Hari ini ada penambahan 7 kasus positif baru Covid-19, semuanya merupakan anggota KPPS di Solok ," ungkap juru bicara penanganan Covid-19 Kabupaten Solok , Syofiar Syam.

baca juga: Tiga Dokter di Sumbar Gugur Selama Pandemi Covid-19

Dirincikannya, dari tujuh orang itu, 2 orang merupakan warga Nagari Singkarak, 2 orang dari Nagari Kacang, 1 orang warga Saniang Baka, 1 Orang dari nagari Talang dan 1 orang warga nagari Jawi-Jawi.

Dikatakan Syofiar Syam, ketujuh pasien positif itu sebelumnya menjalani rapid rest sebagai salah satu syarat sebagai penyelenggara pemungutan suara di TPS.

baca juga: Tidak Hanya Bonus, Wagub Sumbar Janji Akan Berikan Posisi ASN Untuk Atlet Berprestasi

"Yang hasil rapid testnya reaktif, maka dilanjutkan dengan tes swab, pasien positif harus menjalani isolasi baik dirumah maupun di rumah sakit jika diperlukan penanganan," terangnya.

Hingga hari ini, total kasus Covid-19 di kabupaten Solok sudah mencapai 486 kasus. Sebanyak 143 orang menjalani isolasi mandiri, dirawat 4 orang dan meninggal 15 orang.

baca juga: DPRD Janji Akan Carikan Dana Tambahan Untuk Kontingen PON Sumbar yang Akan Berjuang di Papua

Dari data dinas Kesehatan kabupaten Solok , sebelumnya Jumat 4 Desember 2020, sebanyak 11 orang anggota KPPS sejumlah nagari di kabupaten Solok juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

"Rapid test bagi penyelenggara pemilu merupakan salah satu langkah dalam mengantisipasi penyebaran Covid-19, masyarakat juga diminta untuk mematuhi protokol kesehatan saat memberikan hak suara 9 Desember nanti," tutupnya.

baca juga: Sambut HUT RI, Bupati Solsel : ASN Agar Menjadi Contoh Bagi Masyarakat

Penulis: Syafriadi | Editor: Ramadhani