Papan Bunga Ucapan Selamat Berjejer di Posko Mahyeldi -- Audy

Papan bunga tersebut bertuliskan ucapan selamat kepada calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar nomor urut 4 tersebut atas keunggulan versi hitung cepat (Quick Count).
Papan bunga tersebut bertuliskan ucapan selamat kepada calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar nomor urut 4 tersebut atas keunggulan versi hitung cepat (Quick Count). (Katasumbar)

KLIKPOSITIF - Sehari pasca pencoblosan, Pokso Mahyeldi -- Audy Joinaldi dibanjiri papan bunga. Papan bunga tersebut bertuliskan ucapan selamat kepada calon gubernur dan wakil gubernur Sumbar nomor urut 4 tersebut atas keunggulan versi hitung cepat (Quick Count).

Dari pantauan katasumbar.com jaringan Klikpositif.com, pada Kamis (10/12/2020) sekira pukul 10.00 WIB, terdapat puluhan lebih papan bunga ucapan selamat tersebut. Hingga kini masih ada yang belum dipajang oleh petugas papan bunga.

baca juga: Ini Upaya Pemerintah Pariaman untuk Capai 100 Persen Target Vaksinasi Dosis Pertama

Sementara itu, di lokasi Posko Pemenangan terlihat calon wakil gubernur Audy Joinaldi. Rencananya tim Mahyeldi -- Audy Joinaldi akan melakukan konferensi pers terkait hasil Quick Count.

Seperti diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Mahyeldi -- Audy Joinaldi, Miko Kamal menyampaikan, pihaknya unggul sementara berdasarkan hasil hitung cepat (quick count). Hasil quick count diperoleh dari dua lembaga survei, yakni Poltracking Indonesia dan Voxpol Center.

baca juga: Dewas Tolak RKP 2022 Direksi PDAM Pessel, Ini Alasannya

Hal tersebut disampaikan saat konferensi pers di posko pemenangan Jalan A Yani, Kota Padang, Rabu (9/12/2020) sore. "Di mana kedua lembaga itu menempatkan pasangan Buya Mahyeldi -Audy pada posisi pertama dengan kisaran 32 persen. Sedangkan posisi kedua pasangan Nasrul Abit-Indra Catri dengan kisaran 30 persen. Ada selisih 1,5 sampai 2 persen. Suara yang masuk sudah untuk Poltracking sudah 86 persen, sedangkan Voxpol sudah 81 persen," kata Miko Kamal.

Editor: Eko Fajri