Menteri LHK Unggah Video Pemandangan Indah, Netizen : Hiduplah Pebisnis dan Koleganya

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar. (Suara.com/Stephanus Aranditio)

KLIKPOSITIF - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MenLHK) Siti Nurbaya Bakar dibanjiri komentar netizen setelah mengunggah video lagu Indonesia Raya dengan pemandangan indah di Indonesia.

Bukan memuji, mayoritas netizen justru mengirimkan banyak foto yang memperlihatkan hutan gundul.

baca juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur Sumbar Ajak Masyarakat Konsumsi Madu dan Jaga Hutan

Akun Twitter Siti @SitiNurbayaLHK mendadak ramai ketika dirinya mengunggah video lagu Indonesia Raya. Dalam video itu disuguhkan indahnya pemandangan laut, hutan hingga satwa yang ada di sejumlah daerah.

"Indonesia Raya," tulis Siti mendukung video yang diunggahnya pada Jumat (11/12/2020).

baca juga: Gubernur dan Kapolda Sumbar Temui Menteri LHK, Sampaikan Kerusakan Hutan Akibat Pembalakan Liar

Unggahan Siti itu mendapat banyak perhatian dari netizen. Tetapi kebanyakan netizen justru berlomba-lomba untuk mengirimkan foto kondisi hutan sesungguhnya.

Unggahan Siti itu mendapat banyak perhatian dari netizen. Tetapi kebanyakan netizen justru berlomba-lomba untuk mengirimkan foto kondisi hutan sesungguhnya.

baca juga: Wagub Sumbar: Perhutanan Sosial Mampu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat

Seperti yang dilakukan oleh pemilik akun @rrrama**** dengan mengunggah foto dua ekor gajah tengah melewati aliran sungai di bawah proyek jalan raya.

"Hiduplah pebisnis dan koleganya," kata dia ke akun Twitter Siti.

baca juga: Dinas Kehutanan Akan Bagikan 2.400 Koloni Galo - galo di Sumbar

Jalan yang dimaksud itu adalah Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) yang dibangun pemerintah. Jalan tol tersebut dilengkapi enam terowongan untuk perlintasan gajah yang letaknya di Sungai Tekuana dan Suaka Margasatwa Balai Raja.

Meskipun pembangunan jalan tol itu disebut ramah lingkungan, tetapi netizen memiliki pendapat yang berbeda.

"Gajah tidak menyebrangi jalan, jalan lah yang sedang menyebrangi hutan tempat gajah hidup. Perseptifku," ucap @rrram*****.

Senada dengan itu, pemilik akun @fakb***** mengatakan meski tidak menutupi jalan untuk lalu lintas gajah namun tetap terlihat miris.

"Setahu saya itu merupakan proyek pemerintah dibidang jalan tol di kawasan hutan , nah, underpass di bawah jalan itulah yang dinamakan jembatan gajah gunanya agar gajah tetep bisa menyeberang meskipun kawasan hutan dibelah oleh jalan tol. Kalau dilihat sekilas tetep miris ternyata," tuturnya.

Lain cerita dengan gajah, pemilik akun Twitter @jar**** mengunggah foto pemandangan Hutan Adat Laman Kinipan, Lamandau, Kalimantan Tengah yang gundul.

"Punteun (permisi) bu!," katanya kepada Siti.

Hutan Adat Laman Kinipan terlihat telanjang lantaran lahannya dibabat oleh perusahaan sawit PT SML. Area itu nantinya akan dialihfungsikan menjadi kebun sawit yang hasilnya akan menguntungkan perusahaan, bukan rakyat apalagi flora dan fauna yang hidupnya bergantung dari hutan tersebut.

Sumber : suara.com

Editor: Haswandi