Wisata Kota Pariaman Dipastikan Menerapkan Prokes dan Batasan Pengunjung

Ilustrasi protokol kesehatan
Ilustrasi protokol kesehatan (KLIKPOSITIF/Haswandi)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kota Pariaman saat libur panjang natal dan akhir tahun, pihak Dinas kesehatan Kota Pariaman memastikan kawasan destinasi wisata menerapkan prokes COVID-19 degan ketat.

Kepala Dinas Pariwisata kota Pariaman , Dwi Marhen Yono mengatakan, seluruh pelaku wisata, pedagang, pemilik hotel telah diberi arahan untuk menerapkan protokol kesehatan.

baca juga: Ingin Jadikan Air Terjun Talago Indah Sebagai Destinasi Wisata, Ini Langkah Wali Nagari Paninjauan

"Iya, untuk itu semua kami telah mengatakan kepada pelaku wisata, pemilik hotel serta pedagang agar menyediakan dan menerapkan prokes di tempat masing-masing. Mereka diundang dan diberi arahan terkait itu semua," ungkap Kadis Pariwisata itu, Selasa 22 Desember 2020.

Lebih lanjut dikatakannya, selain itu pihaknya juga meminta kepada pelaku wisata serta pemilik usaha lainnya agar menerapkan kebersihan, kesehatan, keamanan serta lingkungan yang berkualitas.

baca juga: Jumlah Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Turun di Pariaman, Ini Penjelasan Polisi

"Penting juga untuk mereka menerapkan lingkungan berkualitas, menjaga kebersihan serta keamanan," sebut Marhen.

Yang penting, katanya lagi, prokes diterapkan secara ketat.

baca juga: Seluruh Nagari di Wilayah Hukum Polsek Sungai Limau Telah Resmi Menjadi Kampung Tangguh Nasional

Dikatakannya juga, pada kawasan destinasi wisata pihak Pemko Pariaman bersama TNI dan Polri juga menyediakan posko yang berkoordinasi dengan Satgas.

"Posko tersebut berfungsi untuk memantau pelanggaran prokes baik yang dilakukan oleh pelaku wisata atau pengunjung wisata," ulas Marhen.

baca juga: Ratusan Pegawai RSUD Pariaman Tuntut Direktur Mundur dari Jabatan

Perihal pembatasan pengunjung wisata Marhen mengatakan, pihaknya juga melakukan pembatasan pengunjung. "Pengunjung tetap dibatasi sesuai arahan kementerian pariwisata ," ujarnya.

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi