Gus Yaqut Jadi Menag, Sekjen PA 212 Doakan 2 Hal Ini

Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin
Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin (Net)

KLIKPOSITIF - Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dilantik menjadi Menteri Agama ( Menag ) oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggantikan Fachrul Razi.

Semua tahu, sebagai Ketum GP Ansor, selama ini Gus Yaqut dikenal vokal dan keras memberikan kritikan kepada ormas Islam yang dianggap intoleran dan radikal.

baca juga: Tiga Isu Strategis Untuk Penguatan Zakat Wakaf

Merespons terpilihnya Gus Yaqut sebagai Menag ini, Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin angkat suara.

Dalam keterangannya Novel berpesan agar Panglima GP Ansor itu bersikap adem dan tak membuat panas negeri ini, setelah dilantik sebagai Menag menggantikan Fachrul Razi.

baca juga: Kemenag Terbitkan SE Saat Perayaan Natal 2021, Ini Isinya

Bukan cuma itu saja, dia juga meminta agar Gus Yaqut yang kini menjadi Menag tak terlibat dalam prahara korupsi. Hal itu berkaca dari kasus dua Menag sebelumnya yang terganjal kasus korupsi.

"Semoga tidak membuat gaduh negeri ini, juga tidak korupsi," katanya, dilansir dari Hops.id, Rabu (23/12/2020).

baca juga: Komisi VIII Minta Kemenag Revisi Besaran Biaya Umrah

Profil Gus Yaqut

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas lahir di Rembang, Jawa Tengah, 4 Januari 1975. Pada 27 Januari 2015, Yaqut Cholil Quomas yang lebih dikenal oleh dengan panggilan Gus Yaqut dilantik menjadi Anggota DPR-RI periode 2014-2019 dari Partai Kebangkitan Bangsa.

baca juga: Kabar Baik, Penerbangan Indonesia Bisa Langsung ke Arab Mulai 1 Desember Mendatang

Dia sebagai Pergantian Antar Waktu (PAW) menggantikan Hanif Dhakiri dari Dapil Jawa Tengah X yang dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Tenaga Kerja pada Kabinet Kerja.

Gus Yaqut adalah tokoh muda di Rembang yang merupakan putra dari Kiai Muhammad Cholil Bisri pendiri Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Kabupaten Rembang. Selain itu ayah Gus Yaqut juga merupakan salah satu tokoh pendiri Partai Kebangitan Bangsa (PKB).

Masa kecil Gus Yaqut dibesarkan di lingkungan Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin Leteh Kabupaten Rembang yang merupakan Pondok Pesantren Ayahnya.

Gus Yaqut lahir dari keluarga pendiri dan tokoh Nahdlatul Ulama (NU). Ayah dari Gus Yaqut, KH Muhammad Cholil Bisri adalah salah satu pendiri dari PKB.

Sejak muda, Gus Yaqut sudah aktif berorganisasi dan mendirikan Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia cabang Depok (1996-1999) di kampus Universitas Indonesia.

Memulai karier bidang politiknya di PKB Rembang, Gus Yaqut dipercaya menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Rembang (2001-2014).

Tahun 2005, Gus Yaqut terjun ke arena politik praktis dan menjadi Anggota DPRD Kabupaten Rembang (2005).

Editor: Eko Fajri