Emil Salim Puji Langkah Jokowi Pilih 4 Tokoh Ini Jadi Menteri

Emil Salim
Emil Salim (Twitter)

KLIKPOSITIF - Ekonom senior Emil Salim memuji empat menteri baru yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membantu kerja kabinet kerja.

Keempat menteri yang disoroti oleh Emil adalah Tri Rismaharini yang ditunjuk sebagai Menteri Sosial, Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan, Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Muhammad Luthfi sebagai Menteri Perdagangan.

baca juga: Kerumunan Sambut Presiden di Maumere, Satgas PD IDI: Wajar Jika Masyarat Mempermasalahkan

Melalui akun Twitter miliknya @emilsalim2010, Emil menggambarkan latar belakang keempat tokoh yang ditunjuk oleh Jokowi menjadi menteri .

" Tri Rismaharini pemimpin lapangan (Mensos), Sandiaga usahawan terkemuka (Menpar), Budi Sadikin Manager (Menkes), Luthfi usahawan (Menperdag)," kata Emil seperti dikutip, Rabu (23/12/2020).

baca juga: Kerumunan Massa di Maumere, Presiden Jokowi Akan Dilaporkan ke Polisi Hari Ini

Menurut Emil, keempat menteri baru tersebut merupakan contoh teknokrat yang tak tenggelam dalam politik.

Ia juga memberikan selamat kepada keempat menteri baru yang siap bertugas membantu Jokowi dalam menjalankan tugas negara.

baca juga: Pemerintah Terapkan Strategi Hilir-Hulu Digitalisasi Indonesia

"Contoh teknokrat yang tidak tenggelam dalam politik jadi pilihan Presiden Jokowi membantu beliau. Selamat!" ungkap Emil.

Emil mengakui, memilih menteri yang ahli dalam bidangnya bukanlah persoalan mudah.

baca juga: SE Kapolri Tentang UU ITE, Anggota DPR: Ada Poin-poin yang Harus Betul-betul Dicermati

Ada banyak kriteria yang harus dipenuhi dalam memilih calon menteri agar bisa bekerja secara maksimal.

"Tidaklah mudah menemukan calon Menteri yang ahli di bidangnya, paham memisahkan professionalisme dengan politik praktis, tahu membedakan kepentingan umum dengan kepentingan pribadi dan melangkah dengan kaki tegap di jalan lurus mengabdi Tuhan Maha Kuasa," tutur Emil.

Meski demikian, Emil berharap para menteri yang dipilih bukanlah sekadar tokoh-tokoh yang mewakili partai politik tanpa memiliki kemampuan.

"Personalitas menteri yang dipilih dalam kabinet-presidensial sekarang ini, seyogianya mencerminkan tokoh-tokoh yang dipercayai presiden membantunya agar berhasil mengemban tugas presiden-wakil presiden hingga 2024 Dan bukan tokoh-tokoh wakil partai tanpa nilai tambah yang berbobot," tukasnya.

Editor: Eko Fajri