Dipicu Sesar Aktif Mentawai, Gempa 4,5 SR Guncang Dua Wilayah

Gempa yang terjadi pada Jumat pagi di laman BMKG.
Gempa yang terjadi pada Jumat pagi di laman BMKG. (bmkg.go.id)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Gempabumi kembali mengayun di dua wilayah yang ada di Sumbar, Padang dan Kota Pariaman. Ayunan lindu tidak begitu membuat kaget masyarakat di dua kota tersebut, tapi BMKG menganalisa gempabumi tersebut dipicu oleh sesar aktif Mentawai.

Gempa yang mengguncang pada Jumat 21 Oktober 2016 sekitar pukul 08.45 WIB itu berada di koordinat 1.83 LS dan 100.16 BT pada kedalaman 10 Km. Peta tingkat guncangan (shake map) BMKG menunjukkan bahwa dampak gempabumi berupa guncangan dirasakan di daerah Padang dan Pariaman dalam skala intensitas II SIG- BMKG atau (II-III MMI).

baca juga: BNPB Prioritaskan Evakuasi Korban Gempa Karangasem dan Bangli

Rahmat Triyono, Kepala Stasiun Geofisika Klas I Padangpanjang dan juga Koordinator BMKG Sumatera Barat mengatakan, gempabumi tektonik mengguncang wilayah Padang dan Pariaman. Beberapa masyarakat telah melaporkan merasakan guncangan di dua kawasan tersbeut.

"Terkait dengan peristiwa gempabumi Padang yang baru saja terjadi, hingga laporan ini disusun pada pukul 10:30 WIB, belum terjadi aktivitas gempabumi susulan," tulis Rahmat.

baca juga: Ini Yang Harus Dilakukan dan Tidak Boleh Dilakukan Jika Terjadi Gempa dan Tsunami

Dia menyebut, masyarakat diimbau agar tetap tenang dan terus mengikuti arahan BMKG serta BPBD setempat. Khusus masyarakat di daerah pesisir pantai, jangan terpancing isu karena gempabumi yang terjadi tidak berpotensi tsunami.

Ditinjau dari kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif Mentawai. Analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu penyesaran mendatar. Mekanisme sumber ini sesuai dan relevan dengan kondisi sesar Mentawai yang memiliki pergerakan mendatar di kedalaman 10 km di daerah tersebut.

baca juga: Rawan Gempa dan Tsunami, Kogami: Baru Segelintir Masyarakat di Sumbar yang Terapkan Rencana Antisipasi Bencana Alam

Disebut Rahmat, sesar Mentawai merupakan sesar aktif yang berlokasi di laut sekitar kepulauan Mentawai berjarak sekitar 150 Km dari pantai barat Sumatera yang memanjang dari pulau-pulau Mentawai dari Selatan hingga ke Utara Nias. Historis gempabumi merusak yang pernah terjadi pada sesar aktif mentawai yang berdekatan pada lokasi tersebut.

Dalam catatan ada gempabumi pada tanggal 13 September 2007 dengan kekuatan M = 7,7 SR yang menimbulkan kerusakan dan dirasakan di Padang, Painan, Pekanbaru, Sibolga dan Singkil sebesar IV MMI, kemudian Duri, Curup, Dumai, Jakarta, Pondok Aren, Singapura, Malaysia sebesar II-III MMI. (*)

baca juga: Pacu Ekonomi Daerah, Menteri ESDM Resmikan 17 Titik BBM Satu Harga

Penulis: Agusmanto