Gubernur Sumbar Minta Perayaan Natal dan Tahun Baru Di Rumah Saja

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor : 05/ED/GSB/2020 tentang Pengendalian Kegiatan Masyarakat Untuk Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) Pada Libur Hari Raya Natal 2020 Dan Tahun Baru 2021.

Surat edaran tertanggal 18 Desember 2020 itu, untuk membatasi aktivitas masyarakat di masa libur Natal dan Tahun Baru harus mengikuti protokol kesehatan diperketat guna mencegah ledakan kasus Covid-19 akibat libur panjang akhir tahun.

baca juga: Kabupaten Solok Bakal Vaksinasi Covid-19 Massal, Menolak Akan Disanksi

"Perayaan Natal dan Tahun Baru perlu menjadi perhatian bersama. Karena di dalam perayaan keagamaan dan Tahun Baru tentunya akan memunculkan tempat-tempat kerumunan. Ini perlu kita antisipasi dini," kata Irwan Prayitno dalam surat tersebut.

Diprediksi terjadi peningkatan arus kunjungan ke Sumatera Barat dan tingginya potensi kerumunan masyarakat selama libur Hari Raya Natal tahun 2020, dan menyambut Tahun Baru 2021 di Provinsi Sumatera Barat.

baca juga: 10 Orang Terpapar COVID-19 di Tanah Datar, Bupati Minta ASN Terapkan Prokes Saat Pelayanan

"Kerumunan tersebut bisa berpotensi terjadi penyebaran virus Covid-19. Untuk itu kita terapkan protokol kesehatan agar masyarakat dalam perayaan ibadah Natal dan Tahun Baru berlangsung dengan lancar dan aman dan sehingga terhindar dari Covid-19," sebutnya

Sehubungan dengan hal tersebut Gubernur Sumbar minta kepada Bupati dan Walikota se Sumbar untuk mengambil langkah sebagai berikut:

baca juga: Ratusan Karyawan PLN Group di Sumatera Barat Lakukan Vaksinasi Tahap I

Pertama, Mengimbau masyarakat agar selama liburan sedapat mungkin berada dan beraktivitas dalam di rumah serta tidak melakukan perjalanan atau kegiatan di luar rumah, kecuali untuk yang kegiatan mendasar atau mendesak.

Kedua, Mengimbau Pemilik, Penanggungjawab, atau Pengelola: Rumah Ibadah, Tempat Wisata; dan atau Fasilitas Publik lainnya menerapkan dan mengawasi penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) oleh pengunjung, diantaranya; menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan/keramaian.

baca juga: Percepat Penanganan Covid-19, Menkeu Dorong Akselerasi Penggunaan Anggaran

Dan ketiga, Bersama Forkopimda melakukan pengawasan dan penegakan disiplin pelaksanaan Angka 1 dan 2 diatas.

"Kami berharap Surat Edaran ini untuk dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir