Capaian Target PAD Perusahaan Daerah Padang Sejahtera Mandiri di Masa Pandemi Corona

Petugas memberikan masker kepada pengunjung Pantai Air Manis Padang
Petugas memberikan masker kepada pengunjung Pantai Air Manis Padang (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Sepekan menjelang akhir tahun 2020, Perusahaan Daerah Padang Sejahtera Mandiri (PSM) baru mengumpulkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) sebanyak 60 persen.

"Untuk PAD , kami sudah memasuki angka 60 persen dari target yang telah ditentukan pada awal tahun 2020 lalu," kata Direktur Perumda PSM, Poppy Irawan, Rabu 24 Desember 2020.

baca juga: Musdalub HapKido Sumbar, Risnaldi Ibrahim Terpilih Jadi Ketua Umum Secara Aklamasi

Ia mengatakan, selain PAD , pihaknya juga telah menyetorkan pajak daerah sebesar Rp150 juta kepada Pemerintah Kota Padang selama tahun 2020.

"Yang sudah kami realisasikan itu sekitar Rp120 sampai Rp150 juta dalam bentuk pajak kepada Pemerintah Daerah ," lanjutnya.

baca juga: Diduga Curi Laptop di Kantor Wali Nagari, Seorang Pemuda di Pessel Ditangkap Polisi

Sementara untuk bagi hasil, pihaknya masih menunggu akhir tahun 2020 untuk melakukan penghitungan dan auditing berapa uang yang telah dikumpulkan.

"Untuk bagi hasil, tentunya kami menunggu hingga akhir bulan ini. Kami akan lakukan penghitungan dan auditing terlebih dahulu," lanjutnya.

baca juga: Seorang Pasien Positif COVID-19 Meninggal di RSUD Batusangkar, 8 Pasien Lainnya Masih Dirawat

Untuk persentase pencapaian, menurutnya sudah mencapai 60 persen dibandingkan kondisi sebelum Covid-19.

Menurutnya, belum tercapainya target tersebut karena pandemi Covid-19 yang memaksa lokasi wisata di Kota Padang harus tutup.

baca juga: Butuhkan 4 Tenaga Dokter Spesialis di RSUD Pratama Tapan, Ini Langkah Pemkab Pessel

Kurang lebih selama empat bulan Pantai Air Manis tidak beroperasi dan tidak menghasilkan apapun selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga transisi.

Oleh Karena itu, capaian target PAD dari Pantai Air Manis berkurang dibanding tahun sebelumnya yang dalam keadaan normal.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri