Liburan Nataru, Satgas Terpadu Penegak Perda Pessel Lakukan Operasi Gakkum AKB

Petugas Satgas Terpadu Penegak Perda AKB di Pessel saat melakukan operasi yustisi
Petugas Satgas Terpadu Penegak Perda AKB di Pessel saat melakukan operasi yustisi (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Penegak Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat menggelar operasi penegakan hukum Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam mencegah munculnya kluster baru COVID akibat euforia saat libur natal dan pergantian tahun.

Selain melakukan operasi penegakan hukum,Satgas Terpadu Penegak Perda setempat juga telah melahirkan edaran larangan terkaitkegiatan perayaan tahun baru 2021. Penindakan dilakukan sesuai dengan Perda Nomor 6 tahun 2020.

baca juga: Tiga Hari Pencarian, Kasmanto Ditemukan Meninggal di Belakang Masjid

"Tim terpadu penegakan hukum Perda nomor 06, terdiri Satpol PP, Polres, Kodim 0311, anggota Pos POM, anggota Pos AL, aparat Dinas Perhubungan, dan Bagian Humas dan Protokoler Pesisir Selatan," ungkap Sekretaris Satgas Penanganan COVID Pessel , Dailipal.

Ia menjelaskan, dalam operasi ini tim tetap mengutamakan cara-cara yang humanis dan persuasif dalam mengedukasi masyarakat, dan pelanggaran protokol kesehatan yang menjadi sasarannya.

baca juga: Belum Ditemukan, Korban Tenggelam di Sungai Timbulun Pessel Diduga Tersekat Lumpur

"Seperti, operasi yang dilakukan tim terpadu, Jumat (25/12). Kami dari tim melakukan operasi di objek wisata kawasan Pantai Carocok Painan dan dengan patroli," terangnya.

Ia berharap, dalam libur pergantian tahun ini, seluruh masyarakat untuk bisa tetap menjaga protokol kesehatan dengan ketentuan yang berlaku, salah satunya untuk menghindari terjadi kluster baru selama libur akhir tahun ini.

baca juga: Moeldoko Masih Mengaku Ketum Demokrat, Begini Respon Tokoh Partai

"Dalam operasi Yustisi kita selalu mengutamakan pendekatan humanis dan persuasif. Intinya, kita mengedukasi masyarakat agar mematuhi peraturan dalam pencegahan COVID-19,"tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri