Menuju Cashless Society, Pemko Padang Panjang dan BNI Kerjasama e-PBB dan Kartu Tap Cash

Pemerintah Kota Padang Panjang dan Bank Negara Indonesia (BNI) menandatangani perjanjian kerjasama pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui jasa BNI Mobile Banking dan launching kartu Tap Cash untuk berbagai pembayaran, Selasa, (8/12).
Pemerintah Kota Padang Panjang dan Bank Negara Indonesia (BNI) menandatangani perjanjian kerjasama pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui jasa BNI Mobile Banking dan launching kartu Tap Cash untuk berbagai pembayaran, Selasa, (8/12). (Facebook Kominfo Padang Panjang)

KLIKPOSITIF -- Pemerintah Kota Padang Panjang dan Bank Negara Indonesia (BNI) menandatangani perjanjian kerjasama pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) melalui jasa BNI Mobile Banking dan launching kartu Tap Cash untuk berbagai pembayaran, Selasa, (8/12).

Perjanjian kerjasama, ditandatangani Kepala BPKD Dr. Winarno, SE, ME bersama Pimpinan Cabang BNI Bukittinggi, Zulfebriansyah SH, SE, MH di Hall Lantai III Balaikota. Turut menyaksikan, Walikota H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano, Wakil Pimpinan BNI Wilayah Padang Firmansyah, dan sejumlah kepala OPD.

baca juga: Diduga Curi Sepeda Motor, Seorang Pemuda Diringkus Polisi Padang panjang

Fadly Amran menyampaikan, perjanjian kerjasama yang dilaksanakan merupakan gerakan menuju cashless society yang merupakan bagian dari gerakan Smart City. "Untuk dinas-dinas yang bisa kita konversikan ke cashless, mohon disegerakan," imbau Fadly.

Fadly mengajak OPD memanfaatkan pembayaran lewat kartu Tap Cash yang secara khusus didisain dengan nuansa Padang Panjang . "Kota Padang Panjang diharapkan menjadi pionir gerakan cashless. Karena kita saat ini berpacu dengan teknologi," ujarnya.

baca juga: Pemko Padang Panjang Imbau Masyarakat Kibarkan Bendera Merah Putih pada Peringatan Hari Lahir Pancasila

Fadly meminta OPD dan sejumlah unit pelayanan harus berani memulai cashless, seperti Disporapar, Dinas Pendidikan Kebudayaan, dan OPD yang memang bersentuhan dengan pembayaran. "Smart City itu hendaknya bisa dirasakan," katanya.

Sementara itu, Firmansyah menyampaikan, kerjasama e-PBB dan launching kartu Tap Cash merupakan terobosan yang baik untuk menjadikan Kota Padang Panjang Cashless Society.

baca juga: 11 Pejabat Fungsional Dilantik, PNS Purnabakti Diberi Penghargaan

Dikatakannya lagi, Sumatera Barat umumnya dan Kota Padang Panjang khususnya, berpeluang maju pesat. Hal itu karena dimulainya pembangunan Tol Trans Sumatera. Para pelancong dari berbagai daerah seperti Kota Pekanbaru akan menjadikan Sumbar sebagai tujuan.

"Tentunya kondisi ini harus dibarengi dengan masyarakat yang melek teknologi, memanfaatkan peluang dan memanfaatkan pembayaran cashless. Sumbar harus siap dengan perubahan, karena ke depan, berbagai pembayaran akan mengarah ke situ," ungkapnya.

baca juga: Dua Poin Dibahas dalam Perubahan RPJMD

Ditambahkan Kepala Cabang Pembantu BNI Padang Panjang , Reno Sibiranti, masyarakat bisa membeli kartu Tap Cash di BNI cabang pembantu dengan harga Rp 30 ribu. Setelah itu saldo diisi di BNI. "Saat ini, di Padang Panjang pelayanan masih di BNI. Ini akan terus dikembangkan agar bisa melayani masyarakat di sejumlah lokasi di Padang Panjang ," katanya.

Pelaku usaha yang telah menggunakan layanan pembayaran Tap Cash di Kota Padang Panjang yaitu Rumah Makan Pak Datuak, Sate Mak Syukur, Maju Cake and Bakery, Maju MBL, AB Mart, Dabie Cafe, Tiki Tjimpago, dan Paris Swalayan.

Editor: Khadijah