Sekolah Tatap Muka di Sumbar, Ini Kata Gubernur

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno (Net)

KLIKPOSITIF -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar ) mematangkan persiapan proses pembelajaran tatap muka saat pandemi pada 4 Januari 2021 mendatang.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memgatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus berdasarkan SKB 4 Menteri.

baca juga: Per Oktober, Realisasi Anggaran PEN Capai Rp 433,91 Triliun

SKB 4 Menteri tersebut yakni dari Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri Nomor: 04/KB/2020, Nomor 737 Tahun 2020, Nomor: HK.01.08/Menkes/7039/2020, Nomor: 420-3987 Tahun 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran pada Tahun Ajaran 2020/2021 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Jadi ada SKB 4 Menteri yang untuk tahun ajaran baru 2021 bisa dilakukan pembelajaran tatap muka dengan syarat," katanya di Auditorium Gubernuran Sumbar , Senin (28/12/2020).

baca juga: Dugaan Kasus Kecurangan Seleksi CASN, Tjahjo: Ini Mengarah ke Tindak Pidana

Irwan menambahkan, pihaknya sudah membahas persiapannya, untuk SMA/SMK, Madrarasah serta SD dan SMP diserahkan kepada Bupati/Walikota, untuk memutuskan apa dan bagaimana nantinya.

"Yang jelas langkah-langkah dan persyaratan yang sudah ditetapkan dalam SKB 4 Menteri jadi persyaratan utama," ujarnya.

baca juga: Raih Nilai 98.21, UNP Ungguli Unpad Hingga UI Sebagai Perguruan Tinggi Informatif

Irwan menyebut, pihaknya merencanakan sekolah tatap muka akan dimulai pada 4 Januari 2021.

"Bisa jadi 4 Januari, tapi kita serahkan kepada Bupati/Walikota karena sebelum membuka itu ada persyaratan dalam sarana dan prasarana," katanya.

baca juga: 2 Kampus di Sumbar dapat Predikat Perguruan Tinggi Menuju Informatif

Sarana dan prasarana tersebut antara lain thermogun, tempat cuci tangan, menyiapkan masker tiga lapis, menyiapkan mana yang online dan offline, surat pernyataan dari orang tua murid dan komite sekolah, termasuk guru dan tenaga non kependidikan untuk di swab arau rapidt antigen.

"Itu juga perlu waktu, jadi semua bisa dilakukan hari ini atau 1 hingga 3 Januari 2021, sehingga tanggal 4 bisa kita buka, tapi ini terserah para bupati/walikota," katanya.

"Mungkin 5 dan 6 Januari juga bisa terserah persiapan mereka," pungkasnya.

Sumber: Katasumbar.com

Editor: Eko Fajri