Evakuasi Dua Pendaki di Gunung Talamau Terkendala Cuaca

Proses evakuasi tim gabungan sore tadi
Proses evakuasi tim gabungan sore tadi (Ist)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Proses evakuasi dua pendaki asal Jambi yang alami hipotermia di Gunung Talamau terkendala cuaca buruk.

Ketua Kelompok Pecinta Alam Artatala Pasaman Barat , Ruswar Dedison mengatakan, saat ini proses evakuasi tersebut tidak bisa dilanjutkan karena terhalang hujan yang cukup deras. Sedangkan dalam proses evakuasi itu dibagi menjadi dua kelompok.

baca juga: Gabungan Organisasi Kepemudaan Santuni 70 Orang Anak Yatim di Nagari Kajai Pasbar

Korban Suhendri dievakuasi oleh tim gabungan Pencarian dan Pertolongan Padang Pos Pasaman. Sedangkan korban Urip dievakuasi oleh tim Pos Jaga Janjang Seribu dan Kelompok Pecinta Alam serta Geopark Talamau.

"Tadi kita turun duluan membawa korban Urip menuju Pos 1 dengan cara digotong atau digendong secara bergantian. Alhamdulillah kita saat ini sudah di Pos 1 diketinggian 700 mdpl," jelasnya.

baca juga: "Tagak Tampughuang" Tradisi Menyambut Malam 27 Ramadan di Kampung Maligi Pasbar

Sementara korban Suhendri masih di Pos 2 diketinggian 1.600 mdpl karena tertahan hujan yang begitu deras bersama tim gabungan Pencarian dan Pertolongan Padang Pos Pasaman.

Disamping itu ia juga menjelaskan kondisi saat ini dilapangan tidak memungkinkan untuk tim melanjutkan evakuasi karena faktor hujan yang cukup deras, baik itu tim yang di Pos 1 dan tim yang berada Pos 2.

baca juga: Cek Pengamanan Lebaran, Kapolda Sumbar: Selalu Patuhi Prokes

"Kami akan melanjutkan evakuasi korban pada besok pagi, jalan yang ditempuh sangat licin dan kondisi cuaca pun masih hujan lebat. Jadi tak mungkin ini dilanjutkan," ungkapnya.

"Namun sekali lagi kita sampaikan, kedua pendaki ini bukan cidera tetapi karena kedinginan yang berlebihan. Mereka terserang rasa dingin berlebihan itu ketika hendak naik," tutupnya.

baca juga: Ringankan Beban Warga di Tengah Pandemi Corona, PT SBS Bagikan 314 Paket Sembako

Diberitakan sebelumnya, kedua pendaki ini naik Gunung Talamau bersama kelompoknya dengan jumlah 10 orang pada Selasa (29/12/2020) kemaren.

"Kita ingin meluruskan terkait informasi yang beredar. Kedua korban bukan tergelincir, mereka mengalami Hipotermia di ketinggian 1600 mdpl karena tidak tahan dengan cuaca yang ekstrim selama mendaki," katanya.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Rezka Delpiera