Terpidana Kasus Pembakaran Hutan di Solok Bayarkan Denda Pidana ke Kejaksaan

Kasi Pidum, Ridwan menerima pembayaran denda yang dilakukan oleh kuasa hukum terpidana kasus pembakaran hutan lindung di Saniang Baka Solok
Kasi Pidum, Ridwan menerima pembayaran denda yang dilakukan oleh kuasa hukum terpidana kasus pembakaran hutan lindung di Saniang Baka Solok (Ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Terpidana kasus pembakaran hutan lindung di kawasan Nagari Saniang Baka, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok membayar denda pidana yang ditetapkan pengadilan. Total denda yang dibayarkan Rp90 juta.

Denda pidana dibayarkan oleh kuasa hukum terpidana, Aermadepa, Senin (4/1/2021) di Kejaksaan Negri Solok . Denda diterima langsung kepala seksi Pidana Umum, Ridwan.

baca juga: Soal Kesiapan Padang Menghadapi Gempa, Begini Kata Badrul Mustafa

Kepala Kejaksaan Negri Solok , Donny H. Setiawan melalui kasi Pidum, Ridwan membenarkan pembayaran denda pidana yang dilakukan oleh kelima orang terpidana melalui kuasa hukumnya.

Dikatakannya, Berdasarkan putusan Mahkamah Agung dengan No: 3171K/Pid.Sus-LH/2020 tanggal 09 november 2020 dalam perkara an. Kodir, dkk serta putusan MA No: 3174/K/Pid.Sus.LH/2020 tgl 09 November 2020.

baca juga: PASI Sumbar Optimis Raih Medali Emas di PON Papua

Dalam putusan menyatakan, para terpidana terbukti bersalah, secara bersama-sama melakukan kegiatan yg mengakibatkan perubahan terhadap keutuhan kawasan suaka alam dan keutuhan zona inti taman nasional.

Terpidana H. Lukmi dikenakan hukuman percobaan kurungan penjara selama 8 bulan, sementara itu, terpidana Kodir, Dedek Randi, Afmomen dan Yandi Muhammad lebih ringan dengan pidana percobaan kurungan masing-masing 6 bulan.

baca juga: Dinas Pertanian Kota Padang Prediksi Jumlah Hewan Kurban Akan Meningkat Pada Idul Adha

Selain pidana percobaan kurungan, H. Lukmi juga dikenakan denda sebesar Rp50 juta subsider 3 bulan kurungan penjara, sementara Kodir dan kawan-kawan dikenakan masing-masing denda Rp10 juta subsider 3 bulan kurungan.

"Total denda pidana yang diserahkan oleh kuasa hukum seluruh terpidana sebanyak Rp90 juta dan akan disetorkan ke kas negara," ungkap Kasi Pidum, Ridwan.

baca juga: Kesenian Darak Badarak dan Margin X Gagas Pertunjukan Seni di Lapas Pariaman yang Melibatkan Narapidana

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus tersebut bermula pada September 2019 yg berlokasi di Nagari Saniang Baka Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok .

H. Lukmi memerintahkan Kodir, Dedek Randi, Afmomen dan Yandi Muhammad untuk melakukan pembukaan lahan pertanian dengan cara melakukan pembakaran terhadap tumpukan kayu dan ranting-ranting kering sisa pembersihan.

Namun karena tiupan angin, membuat api semakin membesar dan tidak terkendali sehingga tidak dapat dipadamkan yg mengakibatkan terbakarnya sebagian lahan yg ada di lokasi yang masuk dalam kawasan hutan lindung itu.

Petugas kepolisian Mapolres Solok kota kemudian melakukan penangkapan terhadap keempat pelaku pembakaran dan juga mengamankan majikan yang memerintahkan pembakaran.

Penulis: Syafriadi | Editor: Ramadhani