Pengedar Sabu Usia 50 Tahun Diringkus Polisi

Barang bukti
Barang bukti (Rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Seorang pria paruh baya berinisial A (50) dibekuk oleh Satresnarkoba Polres Pariaman di rumahnya di Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman - Sumbar. Pria ini ditangkap, karena diduga sering mengedarkan narkoba jenis sabu.

Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana mengatakan, pelaku A diamankan pada Kamis (31/12/2020) dinihari di salah satu kedai dekat rumahnya.

baca juga: Sempat Melarikan Diri, Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Pariaman

Ia mengatakan, penangkapan berawal saat anggota satresnarkoba mendapatkan laporan informasi dari masyarakat bahwa ada transaksi jual beli narkotika jenis sabu di rumah pelaku.

Kemudian anggota satresnarkoba langsung bergerak ke rumah pelaku di Kelurahan Karan Aur Kecamatan Pariaman Tengah Kota Pariaman . Namun saat itu anggota melihat pelaku duduk di kedai dekat rumah pelaku. "Tidak menunggu lama, anggota langsung melakukan penangkapan dan pengamanan terhadap pelaku," kata Kapolres.

baca juga: Jumlah Kasus Kecelakaan Lalu Lintas Turun di Pariaman, Ini Penjelasan Polisi

Selanjutnya anggota melakukan penggeledahan badan dan pakaian terhadap pelaku dan ditemukan barang bukti berupa uang sejumlah Rp.1.030.000 didalam saku celana sebelah kanan pelaku, 1 unit Hp android merk Oppo warna gold.

Pelaku langsung dibawa kerumahnya untuk dilakukan penggeledahan dan ditemukan 4 buah plastik klip bening ukuran sedang berisi sabu yang dibungkus tisu, 24 buah pipet warna merah berisi sabu, 1 buah dompet kecil warna abu-abu list merah yang ditemukan anggota di bawah kasur di dalam kamar pelaku.

baca juga: Seluruh Nagari di Wilayah Hukum Polsek Sungai Limau Telah Resmi Menjadi Kampung Tangguh Nasional

"Anggota juga menemukan 2 timbangan digital,1 buah bong merk yakult terpasang pipet, 1 buah buah dot, 2 buah pipet yang diruncingkan, 1 buah plastik bening yang berisi 12 buah pipet sedotan warna merah yang ditemukan di dalam kamar pelaku," jelasnya.

Dari pengakuan pelaku, bahwa barang haram tersebut ia dapat dari R yang saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO. "Identitas R sudah kami kantongi, dan anggota melakukan pengejaran terhadap DPO tersebut," kata dia.

baca juga: Ratusan Pegawai RSUD Pariaman Tuntut Direktur Mundur dari Jabatan

Saat ini pelaku bersama barang bukti sudah diamankan di Mapolres Pariaman guna untuk ditindak lanjuti sesuai hukum. Sementara itu pelaku di jerat pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 tentang Undang-undang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi