Jumat, MUI Tentukan Status Kehalalan Vaksin Sinovac

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) bakal menggelar sidang pleno pada Jumat (7/1/2021) besok. Sidang tersebut untuk memutuskan status halal vaksin Covid-19 Sinovac.

"Insyaallah, sidang pleno komisi fatwa untuk pembahasan aspek syari tentang vaksin covid yang diproduksi oleh Sinovac China, akan dilaksanakan pada Jumat," kata Asrorun kepada wartawan, Kamis (6/1/2021).

baca juga: Nagari Tageh Memiliki Peran Tekan Penyebaran COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Masyarakat

Sebelumnya, tim auditor MUI sudah mengunjungi perusahaan Sinovac Biotech di Beijing, China dan PT Bio Farma di Bandung untuk melangsungkan audit lapangan. Hasil auditnya sudah rampung pada Selasa (5/1/2021).

Pihaknya juga telah menerima sejumlah dokumen yang dibutuhkan dari pihak Sinovac Biotechnya langsung melalui surel.

baca juga: Audy Joinaldy Apresiasi Vaksinasi COVID-19 Solok Selatan Terus Meningkat

Setelah semuanya sudah rampung, maka hasil audit tersebut bakal dibahas ke Sidang Komisi Fatwa MUI .

Di sisi lain, Juru bicara Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi menegaskan jika pemberian vaksin itu tidak bisa dilakukan tanpa adanya fatwa dari Majelis Ulama Indonesia ( MUI ).

baca juga: Baznas: Digitalisasi Mampu Meningkatkan Potensi Cakupan Zakat

Dia juga menyatakan, pemerintah tidak akan pernah menyediakan Vaksin Covid-19 untuk masyarakat tanpa ada fatwa yang telah ditetapkan MUI .

"Jadi perlu saya tegaskan pemerintah tidak akan pernah melakukan vaksinasi ke berbagai daerah di lapangan kepada semua orang tanpa ada fatwa dari MUI mengenai kehalalan dari vaksin itu," kata Masduki saat dihubungi, Selasa (5/1/2021).

baca juga: Bukan untuk Alat Bantu Seks Wanita, Ini Sebenarnya Fungsi Vibrator

Editor: Eko Fajri