17 Tahun Solok Selatan; IPM Meningkat, Kemiskinan Menurun

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno Bersama Pimpinan DPRD dan Pj sekda Solsel serta tamu undangan lainnya Usai Sidang Paripurna istimewa
Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno Bersama Pimpinan DPRD dan Pj sekda Solsel serta tamu undangan lainnya Usai Sidang Paripurna istimewa (Ist)

KLIKPOSITIF - Di usia ke 17 tahun Kabupaten Solok Selatan indeks pembangunan manusia (IPM) meningkat disisi lain angka kemiskinan menurun.

Hal itu disampaikan Plt Bupati Solok Selatan diwakili Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Fidel Effendi pada rapat paripurna istimewa DPRD Solok Selatan dalam rangka peringatan hari jadi ke 17 di gedung paripurna DPRD Solok Selatan Kamis, 7 Januari 2020

baca juga: Kunjungi Korban Sodomi, Bupati Solok Minta Polisi Usut Tuntas

"Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami trend peningkatan dari tahun ke tahun yaitu dari angka 68,94 persen pada tahun 2019 meningkat menjadi 69,04 persen pada tahun 2020. Angka ini di ambil dari tiga indikator yaitu angka harapan hidup, rata-rata lama sekolah dan harapan lama sekolah," kata Fidel

Pj. Sekda Solsel Fidel Effendi memimpin Upacara Peringatan hari jadi kabupaten Solok Selatan ke 17 tanggal 7 Januari 2020 di halaman kantor bupati Solok Selatan
Pj. Sekda Solsel Fidel Effendi memimpin Upacara Peringatan hari jadi kabupaten Solok Selatan ke 17 tanggal 7 Januari 2020 di halaman kantor bupati Solok Selatan

Disisi lain imbuhnya, angka kemiskinan mengalami penurunan dari 7,33 persen pada tahun 2019 menjadi 7,15 persen di tahun 2020.

baca juga: Setelah Geledah Dinas PU, Tim Kejari Lanjutkan Penggeledahan Ke Kantor BPKD Solsel

"Hal ini menjadi angin segar dibalik banyaknya daerah yang mengalami penurunan ekonomi akibat pandemi covid-19, ini membuktikan bahwa pemerintah daerah cepat tanggap akan perubahan ekonomi akibat pandemi covid-19," katanya.

Pj Sekda Solsel Fidel Effendi memotong Kue Ulang tahun Solsel ke 17 bersama Ketua DPRD Zigo Rolanda serta Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Khairunas Yulian Efi
Pj Sekda Solsel Fidel Effendi memotong Kue Ulang tahun Solsel ke 17 bersama Ketua DPRD Zigo Rolanda serta Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Khairunas Yulian Efi

Dia melanjutkan untuk tingkat pengangguran cukup fluktuatif, pada periode 2015 sampai 2017 mengalami penurunan, yaitu 6,3 persen pada tahun 2015 menjadi 5,54 persen di tahun 2017 dan pada tahun 2018 kembali mengalami peningkatan 5,85 persen, selanjutnya pada tahun 2019 kembali mengalami penurunan menjadi 4,91 persen.

baca juga: Satu Koper Berisi Dokumen Dibawa Tim Kejari Usai Geledah Ruang Dinas PU Solsel

"Pada tahun 2020 akibat adanya pandemi covid-19 angka pengangguran kembali meningkat menjadi 5,62 persen, peningkatan ini dialami oleh seluruh kabupaten/kota se Sumatera Barat," katanya.

Sebelumnya saat upacara peringatan hari jadi kabupaten Solok Selatan ke 17 di halaman kantor bupati setempat Fidel juga menyampaikan untuk peningkatan sarana dan prasarana kesehatan Tahun 2020, melalui Dana Alokasi Khusus (DAK), Pemkab Solsel membangun Rumah Sakit Pratama di Lubuk Malako dengan anggaran mencapai Rp. 25 Miliar, serta pengadaan alat-alat kesehatan senilai Rp. 16,3 Miliar.

baca juga: FLASH: Kejari Geledah Kantor PU Solsel

Berbagai penghargaan juga diperoleh selama tahun 2020, diantaranya perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI selama 4 tahun berturut-turut, pencapaian Laporan Penyelenggaraan Pemda (LPPD) untuk pertama kalinya dengan predikat "sangat tinggi" dari Kemendagri, Pengelolaan dana desa terbaik di Sumbar, serta berbagai penghargaan lainnya.

"Kami mengajak semua komponen masyarakat untuk terus bersatu padu dalam membangun Solok Selatan Kedepannya. Pada kesempatan ini kami juga memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak atas kesuksesan pilkada serentak di Solok Selatan tahun 2020," katanya. (Adv)

Penulis: Kamisrial | Editor: Khadijah