Banjir di Nagari Muaro Paneh Solok, Warga : Lebih Besar Dibanding Tahun Sebelumnya

Banjir mengepung pemukiman warga di Muaro Paneh Solok
Banjir mengepung pemukiman warga di Muaro Paneh Solok (Klikpositif)

SOLOK, KLIKPOSITIF - Sejumlah kawasan di wilayah Kabupaten Solok Sumatra Barat kembali terendam banjir , Selasa (12/1/2021) dini hari.

Banjir merendam jalan dan pemukiman warga. Salah satunya di kawasan Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukik Sundi yang dibelah oleh aliran Batang Lembang.

baca juga: Alami Anosmia, Seorang THL Pemkab Solok Positif Covid-19

Informasinya, banjir dipicu akibat meluapnya aliran Batang Lembang lantaran daerah hulu dan sekitarnya diguyur hujan sejak Senin (11/1/2021) sore.

Di kawasan Jorong Balai Pinang, air terpantau mulai naik ke badan jalan sekitar pukul 12.05 WIB. Kemudian air begitu cepat membesar dan merembes ke pemukiman warga.

baca juga: Ade Armando Sebut Anies Salah Satu Gubernur Terburuk dalam Sejarah Pemerintahan DKI

Warga mengetahui air meluap dari Batang Lembang langsung mengevakuasi barang-barang berharga ke lokasi yang aman.

Sekitar pukul 03.00 WIB, banjir semakin membesar. Air di kawasan jalan, persisnya di daerah Lubuak Ingau mencapai setinggi dada orang dewasa. Listrikpun kemudian padam.

baca juga: Total Kasus Covid-19 di Kabupaten Solok Capai 846 Orang

Sementara kedalaman banjir di rumah warga sekitar bervariasi, mulai dari setinggi paha hingga setinggi dada orang dewasa.

" Banjir kali ini lebih besar dibanding tahun sebelumnya," ungkap salah seorang warga, Medi sembari mengemasi perabotan rumah ke lokasi yang lebih tinggi.

baca juga: Jangan Salah Beli Mobil Bekas, Ini Tiga Kunci Mengetahui Mobil yang Pernah Kebanjiran

Menurutnya, banjir memang sudah nyaris menjadi langganan di kawasan tersebut setiap tahunnya. Terutama saat masuk musim hujan.

"Hampir setiap tahun Batang Lembang meluap, jadi warga sekitar lokasi biasa terdampak sudah terbiasa," tuturnya.

Selain kawasan Jorong Balai Pinang, banjir juga merendam jalan dan pemukiman warga di jorong Koto Panjang dan Jorong Koto Kaciek.

Sejauh ini, tidak ada laporan terkait adanya korban jiwa akibat musibah banjir . Selain merendam rumah warga, sejumlah sekolah Paud, TK, SD dan Pesantren ikut terendam banjir .

Tahun 2020 lalu, banjir merendam kawasan tersebut persisnya pada Sabtu 8 Februari 2020. Banjir merendam tiga jorong diantaranya Jorong Balai Pinang, Jorong Koto Panjang dan Jorong Koto Kaciek.

Air baru surut sekitar pukul 05.00 WIB tadi, warga langsung membersihkan sisa material lumpur yang terbawa oleh banjir .

Penulis: Syafriadi | Editor: Haswandi