Tahun Lalu, 37 Ribu Lebih Calon Jemaah Haji Batal Berangkat

Haji
Haji (net)

KLIKPOSITIF - Sebanyak 37.713 calon jamaah haji batal berangkat ke tanah suci di sepanjang tahun 2020. Data tersebut diungkapBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH)

Anggota BPKH Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Acep Riana Jayaprawira mengatakan dalam konfrensi pers batalnya keberangkatan calon jemaah haji tersebut akibat adanya pandemi virus corona atau Covid-19. Jumlah tersebut terdiri dari 35.103 ribu orang berasal dari kelompok haji reguler sementara 2.610 berasal dari kelompok haji khusus.

baca juga: Himbara Siapkan KUR 8 Sektor Pertanian Ini

"Kalau haji reguler itu nilainya mencapai Rp 882,03 miliar sementara gaji khusus nilainya mencapai 11,03 juta dolar AS," ungkap Acep dilansir dari Suara.com.

Pembatalan pemberangkatan ibadah haji ini karena adanya pendemi virus corona yang membuat Arab Saudi sebagai negara tujuan haji melakukan penutupan ibadah haji sampai dengan waktu yang tidak ditentukan.

baca juga: PPKM Diperpanjang, Politisi PKS Sebut Hal Ini Jadi PR dan catatan Besar Pemerintah

"Kalau soal pembatalan sebetulnya ini angka yang relatif, karena pernah ada setahun angka pembatalan itu mencapai 40 ribu orang," ucapnya. Meski ada pandemi, menurut dia para pendaftar ibadah haji pada tahun 2020 tetap antusias, hal tersebut terlihat dari jumlah pendaftar yang melebihi target.

"Khusus haji reguler yang mendaftar itu mencapai 410.927 ribu orang, angka ini naik 126 persen dari target kita sebanyak 324.163 ribu jemaah. Kalau haji khusus memang ada penurunan pendaftaran, tahun lalu yang mendaftar sebanyak 7.736 orang dari target kita 9.373 orang," paparnya.

baca juga: Tim Panahan Beregu Putra Tersingkir di Olimpiade, Pelatih: Angin seperti Ini Jarang Kami Temui di Jakarta

BPKH mencatat dana haji yang dikelola oleh pihaknya mencapai Rp 143,1 triliun pada tahun 2020. Angka ini meningkat sekitar 15 persen jika dibandingkan dengan tahun 2019 yang sebesar Rp 124,3 triliun, capaian dana kelolaan haji yang sebesar Rp 143,3 triliun tersebut telah melebihi target yang dicanangkan sebesar Rp 139,5 triliun.

Editor: Ramadhani