Ilegal Mining di Solsel, Kapolres Sebut Telah Lakukan Pencegahan dan Penindakan

Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto didampingi Kabag OPS AKP Adrifides, KBO Reskrim Ipda Meri Suhardi menjawab Wartawan di Mapolres Solsel
Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto didampingi Kabag OPS AKP Adrifides, KBO Reskrim Ipda Meri Suhardi menjawab Wartawan di Mapolres Solsel (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto menegaskan pihaknya telah melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap pelaku Ilegal Mining di wilayahnya.

Hal itu dikatakan Tedy sekaitan enam orang penambang emas tertimbun longsor, dua orang dinyatakan selamat dan empat lainnya meninggal dunia di lokasi tambang emas Kimbahan Nagari Abai Kecamatan Sangir Batanghari pada Senin 11/1 sekira pukul 20.20 wib.

baca juga: Sampuran Rajo Panjang, Wisata Alam yang Baru Ditemukan di Situak Pasaman Barat

"Kami telah melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap pelaku Ilegal Mining semaksimal mungkin, namun luasnya wilayah dan terbatasnya personil tidak semua lokasi serta merta dapat ditertibkan," kata Tedy Purnanto.

Dia mengungkapkan hingga Senin pagi sebelum peristiwa tersebut terjadi pihaknya tidak terputus melakukan upaya pencegahan kegiatan ilegal mining berupa sosialisasi langsung maupun melalui himbauan melalui spanduk.

baca juga: Tingkatkan Kualitas Pemilu, Bawaslu Solsel Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif

"Pada Senin Pagi sebelum peristiwa tersebut, Kapolsek SBH memasang spanduk himbauan agar tidak melakukan ilegal mining," katanya

Dalam upaya penindakan imbuhnya, dalam kurun waktu tiga bulan terakhir telah diamankan dua unit alat berat yang digunakan untuk kegiatan ilegal mining tersebut.

baca juga: Pemko Pariaman Sulit Tarik Investor Karena Belum Miliki RIPM

"Tidak hanya alat berat, termasuk juga yang menggunakan mesin, saat ini kasusnya sudah P21," katanya

Penulis: Kamisrial | Editor: Eko Fajri