Peristiwa Pekerja Tertimbun Longsong di Tambang Emas, Ini Penyelidikan yang Dilakukan Polres Solsel

Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto didampingi Kabag OPS AKP Adrifides, KBO Reskrim IPDA Meri Suhardi Menjawab Wartawan di Mapolres, Kamis 14/1
Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto didampingi Kabag OPS AKP Adrifides, KBO Reskrim IPDA Meri Suhardi Menjawab Wartawan di Mapolres, Kamis 14/1 (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF -- Kepolisian resor Polres Solok Selatan ( Solsel ) lakukan penyelidikan untuk menindaklanjuti oknum pemasok pekerja tambang emas Ilegal dari pulau Jawa.

"Saat ini Reskrim masih mendalami untuk menindaklanjuti oknum yang membawa pekerja tambang tersebut," kata Tedy

baca juga: Data Jumlah Penduduk Solsel Versi Dukcapil Berbeda Dengan BPS, Kok Bisa?

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Inroni Muharamsyah, mengatakan upaya pencarian terhadap dua dari Enam orang yang tertimbun longsor di lokasi tambang emas Kimbahan Nagari Abai Kecamatan Sangir Batanghari pada Senin 11/1 sekira pukul 20.20 wib telah berhasil.

"Kedua korban yang ditemukan yaitu Miyanto (51) tahun warga Bunut Selatan Provinsi Lampung dan Sulistiyono (41) warga Pati Jawa Tengah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban dievakuasi Rabu pukul 17.00 WIB dan sampai di Puskesmas Abai sekitar pukul 19.30 Wib dan langsung dibawa ke Dharmasraya," ujarnya.

baca juga: Data BPS, Jumlah Penduduk Solok Selatan Didominasi Kaum Adam

Dengan ditemukan kedua orang ini katanya, ke enam korban yang tertimbun telah ditemukan, empat orang meninggal dunia termasuk Sugito (32) dan Purnomo (32) yang lebih dulu ditemukan keduanya berasal dari Pati Jawa tengah.

Sedangkan selamat, hanya menderita luka dan hingga Rabu malam masih dirawat di Puskesmas Abai yaitu Rifan Saifudin (28) dan Aji (30) warga Pati Jawa Tengah.

baca juga: Penting, Mahfud MD Bongkar Janji Komjen Listyo

Sebelumnya Camat SBH Gurhanadi mengatakan lokasi tambang tertimbunnya warga tersebut pada tahun 2019 telah ditutup dan dilakukan penghijauan oleh Danrem Wirabraja, sejak saat itu sepengetahuannya tidak ada lagi warga yang menambang emas di lokasi tersebut

"Yang tertimbun itu bukan warga Solok Selatan, karena warga Solok Selatan tidak ada lagi menambang di lokasi itu sejak dilakukan penghijauan oleh danrem tahun 2019 yang lalu" katanya

baca juga: Wako Padang Panjang Perintahkan Dinas Terkait Carikan Lokasi Baru Bagi PKL

Penulis: Kamisrial | Editor: Eko Fajri