KPU Pessel Masih Menunggu Informasi MK Soal Lanjutan Gugatan Paslon Pilkada

Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar
Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar (istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat masih menunggu informasi Mahkamah Konstitusi (MK) terkait lanjutan gugatan petahana Pilkada Pessel.

Ketua KPU Pessel, Epaldi Bahar mengaku, masih belum mendapat konfirmasi dan masih menunggu informasi dari MK terkait lanjutan gugatan yang diajukan.

"Belum ada perkembangan dari MK, kita masih menunggu informasi dari MK," ungkapnya saat dikonfirmasi KLIKPOSITIF, Kamis 14 Januari 2021.

Dalam Pilkada Pessel, diketahui Pasangan calon (paslon) bupati-wakil bupati nomor urut 1 Hendrajoni-Hamdanus (HJ-HMD) mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil penghitungan suara.

Gugatan diajukan secara online pada Jumat 18 Desember 2020 pukul 23.13 WIB lalu, setelah KPU Pessel menetapkan hasil perolehan suara terbanyak diraih Paslon nomor urut 2 Rusma Yul Anwar-Rudi Hariansyah, 128.922 suara, Kamis 17 Desember 2020.

Sedangkan, Palson HJ-HMD meraih 86.074 suara, dan nomor urut 3 Dedi Rahmanto Putra-Arfianof Rajab (DOA) meraih 10.220 suara.

Sementara, dari sisi paslon nomor urut 1 HJ-HMD dalam permohonan gugatan ke MK, nomor urut 1 memperoleh 186.401 suara, paslon nomor urut 2 meraih 128.786 suara dan paslon nomor urut 3 meraih 10.673 suara. Total suara sah 325.860 suara.

"Dan kita belum tahu, apakah diterima atau ditolak. Karena, sampai kita belum ada informasi dari MK," terangnya.

Baca Juga

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri