DKK Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Vaksinasi Corona

ilustrasi
ilustrasi (Net)

PADANG PANJANG , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kota (Kota) Padangpanjang, melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) setempat, gencarkan sosialisasi sekaligus mengedukasi terkait pemberian vaksinasi Covid19. Hal tersebut diungkapkan Kedis DKK, Nuryanuwar, sekaligus meluruskan informasi terkait pemberian vaksin.

Berkaitan informasi pemberian vaksin Covid-19, Nuryanuwar mengatakan, satu satu musuh covid-19 adalah vaksin. Pasalnya, vaksin mampu memberikan kekebalan tubuh untuk menolak virus.

baca juga: DPRD Pessel Berduka, Almasri Anggota Dewan Dapil Sutera-Lengayang Meninggal Dunia

Sosialisasi tersebut, lebih lanjut Nuryanuar, selain memberikan pemahaman pada masyarakat juga sebagai wadah memberikan edukasi menghadapi covid-19 sekaligus memantapkan penerapan pola hidup baru.

"Vaksin covid-19 ini, saya katakan tidak jauh bedanya dengan vaksin-vaksin lainnya. Kegunaannya sama, untuk menciptakan kekebalan tubuh terhadap virus Covid-19," ujar Nuryanuwar.

baca juga: Kasus Dugaan Pemalsuan SK Pengurus Partai Gerindra Pasbar, Polisi: 4 Orang Sudah Diperiksa

Dikatakannya, semakin banyak orang yang kebal terhadap virus ini, tentunya Covid-19 ini akan hilang dan berakhir. Inilah alasan kenapa vaksin diciptakan.

Bagi orang yang akan di vaksin, tentunya tidaklah mudah. Banyak proses yang harus dilalui terlebih dahulu. Mulai dari mendownload aplikasi khusus vaksin. Isi biodata lengkap sesuai permintaan aplikasi. Bagi yang lolos, akan keluar di aplikasi tersebut dan akan mendapatkan SMS kapan, di mana, mereka akan divaksin.

baca juga: Ingin Jadikan Air Terjun Talago Indah Sebagai Destinasi Wisata, Ini Langkah Wali Nagari Paninjauan

Setelah dapat SMS, kita belum tentu akan divaksin langsung. Melainkan nanti kita akan diperiksa lagi. Mulai dari administrasi. Kondisi kesehatan apakah sedang demam, tensi tidak bagus, maka tidak divaksin. Namun jika kesehatan bagus, maka akan divaksin.

Setelah melakukan vaksin, nantinya akan menunggu dulu selama 10 menit, apakah ada efek samping dari vaksin tersebut. Kalau ada efek samping, akan diperiksa lagi. Jika baik-baik saja, maka akan dibolehkan pulang.

baca juga: Perkuat Generasi Muda, BNNK Payakumbuh Seleksi Puluhan Pelajar

"Umur juga menjadi penentu, apakah boleh divaksin atau tidak," ujar Nuryanuwar seraya mengatakan telah menyiapkan dua lokasi pemberian vaksin.

Penulis: Dirga Rahmat | Editor: Eko Fajri