Pekan Ketiga Sekolah Tatap Muka di Kota Padang, Begini Kendala yang Dihadapi Sekolah

Ilustrasi seorang guru mulai mengajar tatap muka dengan protokol kesehatan
Ilustrasi seorang guru mulai mengajar tatap muka dengan protokol kesehatan (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF - Pelaksanaan sekolah tatap muka di Kota Padang - Sumbar telah memasuki pekan ke tiga. Pada pekan ketiga ini, seluruh kelas di semua tingkatan satuan pendidikan telah mengikuti pembelajaran tatap muka.

Seluruh kelas di semua tingkatan satuan pendidikan di Kota Padang telah menjalani pembelajaran tatap muka sejak kemarin.

baca juga: Ditanya Soal Penggantinya, Ini Kata Hendri Septa

Dengan kondisi tersebut, sekolah tatap muka di Kota Padang telah kembali diikuti oleh pelajar.

Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Padang , Junaidi mengatakan, secara keseluruhan jumlah siswa SMP Negeri 1 Padang ada sebanyak 760 orang.

baca juga: Antisipasi Peredaran Narkoba, BNK Padang Buat Film

Sementara itu, siswa yang datang ke sekolah setiap harinya hanya setengah dari total jumlah siswa atau sekitar 380 orang. Hal tersebut dikarenakan sekolah tatap muka hanya diperkenankan dengan mengisi setengah jumlah siswa.

"Dengan semakin banyaknya siswa yang mengikuti sekolah tatap muka setiap hari, maka pengawasan protokol kesehatan Covid-19 semakin diperketat," katanya.

baca juga: Tidak Lagi Melalui Kanwil, Penyaluran BOS Madrasah Swasta Segera Cair

Menurutnya, semakin banyaknya siswa berpotensi dapat terjadinya kerumunan sehingga sulit menjaga jarak dan kemungkinan penyebaran Covid-19 terjadi.

"Untuk itu, guru-guru selalu diingatkan agar mengawasi siswa disiplin menerapkan protokol kesehatan," lanjutnya.

baca juga: Mantan Wakil Bupati Solok Elfi Sahlan Ben meninggal dunia.

Ia menyampaikan, berdasar evaluasi yang dilakukan, kendala selama dua pekan pelaksanaan sekolah tatap muka yakni orangtua tidak tepat waktu menjemput anak pulang sekolah .

"Sehingga siswa harus menunggu lama di sekolah dan terkadang memanfaatkannya dengan bermain bersama siswa lainnya," lanjutnya.

Ia berharap agar orangtua dapat mengantar dan menjemput anak sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Sebab memang salah satu persyaratan dibukanya kembali sekolah tatap muka yakni orangtua harus bersedia mengantar dan menjemput anak.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi