Kerugian Pesantren Cahaya Islam Karena Kebakaran Lebih Rp400 Juta, Bantuan Bisa Dikirim ke Rekening Ini

Pimpinan Pesantren Cahaya Islam Kota Payakumbuh Arnol di lokasi kebakaran.
Pimpinan Pesantren Cahaya Islam Kota Payakumbuh Arnol di lokasi kebakaran. (Taufik Hidayat/KLIKPOSITIF)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Kerugian yang dialami Pondok Pesantren Cahaya Islam akibat kebakaran yang terjadi Sabtu (16/1) dini hari lalu ditaksir lebih dari Rp400 juta. Kejadian naas tersebut menghanguskan asrama putri yang terletak di Jalan Puti Elok, Padang Kaduduak, Kecamatan Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh .

Pimpinan Pesantren Cahaya Islam Kota Payakumbuh Arnol ditemui Rabu (20/1) menyebut, asrama yang terbakar merupakan kamar murid kelas IX yang dihuni 124 santri, kemudian dua kamar mandi, satu ruang pembina, 80 unit lemari, 60 unit kasur dan dua unit laptop. Sedangkan untuk tingkat kelas lainnya dan ruangan untuk belajar masih dapat digunakan.

baca juga: Dua Petak Kedai di Limo Kaum Tanah Datar Terbakar

Saat ini, sambungnya seluruh murid masih dirumahkan untuk sementara waktu sampai dengan adanya alternatif bangunan yang dapat digunakan. Tidak hanya siswa kelas IX, untuk kelas VII dan kelas VIII juga dirumahkan sementara waktu.

"Taksiran kerugian dari bangunan lebih dari Rp400 juta, belum termasuk kepada prasarana di gedung tersebut," kata Arnol.

baca juga: Kerjasama dengan Dinas Pendidikan, Puluhan Warga Binaan Lapas Payakumbuh Ikuti Program Pendidikan Paket A, B, dan C

Dia menyebut, sampai sejauh ini pihaknya telah menerima bantuan dari berbagai pihak sejak hari kejadian. Bantuan yang masuk tersebut adalah inisiatif langsung dari para donatur tanpa diminta langsung oleh pihak pesantren.

Ia mengatakan, diantara masyarakat yang memberikan bantuan ada yang langsung datang ke lokasi serta mentransfer ke rekening sekolah Bank Muamalat atas nama SMP Cahaya Islam dan nomor rekening 4230014738 Cabang Payakumbuh .

baca juga: Dua Unit Rumah Terbakar di Lubuk Basung

"Alhamdulillah dibalik kejadian ini banyak yang dapat menjadi hikmah. Kami tidak menyangka banyak kalangan yang mau membantu kami, bahkan di hari kejadian," kata dia.

Arnol mengatakan, bantuan yang diterima tidak hanya berupa materil, dukungan moril yang diberikan masyarakat juga sangat luar biasa.

baca juga: Rumah Pensiunan ASN di Tanah Datar Hangus Terbakar

"Bahkan dalam membersihkan puing bekas terbakar dapat terselesaikan dalam dua hari," ujarnya.

Ia mengatakan khusus dari PLN pihaknya telah mendapatkan bantuan sebesar Rp66 juta yang diperuntukkan untuk kebutuhan santri, mulai dari buku pelajaran dan lainnya.

"Sedangkan dari Ormas, masyarakat, kelembagaan itu sudah mendekati angka Rp100 juta. Alhamdulillah bantuan terus mengalir hingga saat ini. Termasuk bantuan dari Pemkot Payakumbuh berupa Rendang siap saji dan gotong royong membersihkan puing sisa kebakaran ," sebutnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat