Data Jumlah Penduduk Solsel Versi Dukcapil Berbeda Dengan BPS, Kok Bisa?

Kepala BPS Solsel Abdul Razi bersama Kadis Dukcapil Solsel Efi Yandri menjawab Wartawan usai pres Confrence dengan Kemendagri di Aula Kantor Bupati Solsel Kamis 20/1
Kepala BPS Solsel Abdul Razi bersama Kadis Dukcapil Solsel Efi Yandri menjawab Wartawan usai pres Confrence dengan Kemendagri di Aula Kantor Bupati Solsel Kamis 20/1 (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan sipil ( Dukcapil ) Kabupaten Solok Selatan - Sumbar mengungkapkan terdapat perbedaan jumlah data penduduk yang dimilikinya dengan data penduduk versi Badan pusat statistik ( BPS ) Solok Selatan .

"Data DKB semester satu tahun 2020 Penduduk Solok Selatan 182.654 jiwa, jadi beda tipis dengan hasil sensus BPS yang menyatakan 182.027 jiwa," kata Efi Yandri

baca juga: Ini Wakil Solok Selatan pada Ajang Pemilihan Duta GenRe Sumbar

Dia melanjutkan perbedaan itu disebabkan data sensus penduduk per 30 September 2020 sedangkan data Dukcapil per 31 Desember 2020.

"Jadi memang ada perbedaan secara de jure dan de fakto, data kami di Dukcapil de jurenya dan Data BPS secara de Fakto," katanya.

baca juga: Tercepat di Sumbar, Solsel Serahkan Laporan Keuangan ke BPK-RI

Kepala BPS Solsel Abdul Razi menambahkan, penduduk yang tercatat dalam Dukcapil adalah penduduk yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Solok Selatan dan menetap atau sedang di luar Kabupaten Solok Selatan .

Sedangkan orang yang tinggal di Solok Selatan tetapi tidak memiliki KTP Solok Selatan , tidak dicatat sebagai penduduk Solok Selatan oleh Dukcapil .

baca juga: BPS: Knjungan Wisatawan Luar Negeri Anjlok Hingga 89 Persen

"Kalau Data sensus BPS ada pendataan orang yang berada di Solok Selatan , baik ber KTP Solok Selatan atau pun tidak, tetapi ada ditemukan saat dilakukan pendataan mereka itu tercatat," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi