Begini Kronologis Dugaan Pemaksaan Menggunakan Kerudung di SMKN 2 Padang

Kepala SMKN 2 Padang Menjelaskan kejadian pemaksaan menggunakan kerudung
Kepala SMKN 2 Padang Menjelaskan kejadian pemaksaan menggunakan kerudung (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF - Kepala Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang meminta maaf atas viralnya sekolah yang ia pimpin karena permasalahan dugaan pemaksaan menggunakan kerudung untuk siswi non muslim.

"Atas nama sekolah, saya minta maaf atas kejadian kemarin. Beberapa hal ada yang harus diluruskan lagi," kata Kepala Sekolah SMKN2 Padang , Rusmadi, Jumat 22 Januari 2021.

baca juga: Audensi dengan Komisi IV DPRD Sumbar, GMNI Padang Sorot Dugaan Penyalahgunaan Dana Covid-19

Ia mengatakan bahwa permasalahan yang viral karena diunggah di akun media sosial facebook Elianu Hia belum final dan bahkan ia baru mengetahui adanya permasalahan tersebut pada Jumat pagi.

"Sebenarnya permasalahan itu belum sampai kepada saya. Tapi sudah viral duluan. Karena itu, saya memohon maaf atas proses yang belum selesai ini," lanjutnya.

baca juga: Dinkes Padang Berikan 1000 Dosis Vaksin Kepada TNI dan Polri

Menurutnya, kejadian itu berawal sejak pekan pertama sekolah pada awal Januari 2021 lalu. Siswi atas nama Jeni Cahyani Hia datang ke sekolah dengan tidak menggunakan kerudung seperti siswi lainnya.

"Saat itu guru Bimbingan Konsling (BK) memanggilnya dan menanyakan kenapa ia tidak menggunakan kerudung seperti siswi lainnya. Dan anak kami itu menjelaskan bahwa ia non muslim. Guru BK menasehati agar kedepannya ia menggunakan kerudung," lanjutnya.

baca juga: Dinkes Padang Telah Vaksin 10 Ribu Nakes, Kini Giliran Pelayan Publik dan Lansia

Hingga pekan ke tiga, ia kembali dipanggil oleh guru BK atas permasalahan yang sama karena tidak memakai kerudung. "Kemarin itu, anak kami ini membawa orang tuanya untuk menanyakan terkait perasalahan kerudung itu," lanjutnya.

Dari sanalah viralnya permasalahan tersebut dengan adanya postingan dari akun media sosial facebook atas nama Elianu Hia. Komentar netizen semakin liar hingga dinyatakan adanya pemaksaan untuk menggunakan kerudung oleh pihak SMKN 2 Padang .

baca juga: Dinkes Padang Lakukan Vaksinasi Covid-19 untuk 800 Lansia

"Padahal permasalahan ini belum selesai. Bahkan saya sudah mengingatkan kepada guru BK agar tidak ada pemaksaan dalam menggunakan kerudung, karena itu melanggar Hak Asasi Manusia (HAM)," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi