Positif COVID-19, Doni Monardo Tetap Melakukan Aktivitas Jalan Kaki Sejauh 8 Kilometer

Doni Monardo, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.
Doni Monardo, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. (Dok.Ist/suara.com)

KLIKPOSITIF - Doni Monardo yang merupakan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid -19 mengumumkan dirinya positif tertular virus corona menyusul aktivitas padat dalam sepekan terakhir memimpin penanggulangan bencana gempa bumi Sulawesi Barat dan banjir Kalimantan Selatan.

"Dari hasil tes PCR tadi malam, pagi ini mendapatkan hasil positif Covid -19 dengan CT Value 25. Saya sama sekali tidak merasakan gejala apapun dan pagi ini tetap beraktivitas normal dengan olahraga ringan berjalan kaki 8 kilometer," tutur Doni dalam siaran pers, Sabtu (23/1/2021).

baca juga: Total Kasus Covid-19 di Kabupaten Solok Capai 846 Orang

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tersebut, kini tengah melakukan isolasi mandiri sambil terus memantau perkembangan penanganan Covid -19 dan penanganan bencana di berbagai daerah.

Doni yang baru kembali dari Mamuju, Sulbar, Jumat sore, menuturkan dirinya selama ini begitu disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan dengan selalu memakai masker dan mencuci tangan.

baca juga: Dengar Keterangan Peneliti, Ini Kata DPR Tentang Vaksin Nusantara

Pada Jumat sore, Doni dan seluruh staf yang mendampinginya selama kunjungan kerja di Sulbar dan Kalimantan Barat juga menjalani tes PCR. Hasilnya, salah satu stafnya juga dinyatakan positif.

" Covid -19 ini begitu dekat di sekitar kita. Selama ini saya berusaha sekuat tenaga patuh dan disiplin menjalan protokol kesehatan dan tetap bisa tertular. Dengan kejadian ini saya meminta masyarakat agar jangan kendor dalam memakai masker, menjaga jarak dan jauhi kerumunan, serta rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir," tuturnya.

baca juga: KPK Buka Dugaan RS Potong Insentif Nakes yang Tangani Covid-19, Potongan Mulai dari 50-70 Persen

Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB yang juga staf khusus Doni Monardo , mendapatkan hasil tes PCR-nya negatif. Dia mengatakan selalu berada didekat Doni dalam seminggu terakhir, termasuk selalu satu mobil ketika aktivitas penanganan bencana di Mamuju, Majene dan Banjarmasin.

Menurut Egy, Doni telah berada di Mamuju pada Jumat Sore (15/1/2021) kurang dari 12 jam dari saat gempa di Sulawesi Barat terjadi. Selanjutnya Kepala BNBP bergeser ke Banjarmasin pada Minggu (17/1) dan kembali ke Mamuju pada Selasa pagi sebelum kembali ke Jakarta, kemarin.

baca juga: Hari Ini 23 Pasien di Tanah Datar Sembuh COVID-19, Total Jadi 1.071 Orang

Sumber : suara.com

Editor: Haswandi