Termasuk Kadis Kominfo, 16 Warga Payakumbuh Positif COVID-19

Ilustrasi.
Ilustrasi. (KLIKPOSITIF)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Kota Payakumbuh kembali mencatatkan penambahan kasus positif COVID-19 yang cukup signifikan. Pada Sabtu (23/1) ini tercatat 16 warga daerah tersebut yang terkonfirmasi positif, termasuk di dalamnya Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Jhon Kenedi.

"Saya sudah satu minggu ini sakit demam dan pada Kamis (21/1) saya memutuskan untuk melakukan tes dan hari ini saya dinyatakan positif COVID-19," kata Jhon Kenedi ketika dihubungi, Sabtu (23/1) sore.

baca juga: Pemko Payakumbuh Segera Serahkan LKPD 2020, Incar WTP Keenam Beruntun

Kadis yang karib disapa JK itu mengaku saat ini dirinya tengah melakukan isolasi mandiri di rumah. Diakuinya, dalam beberapa hari terakhir ia demam dan indra penciumannya menjadi lemah.

"Sampai sekarang saya belum dapat menerka dari mana saya tertular. Saya sudah semaksimal mungkin untuk menjaga diri dan mematuhi protokol COVID-19," ujarnya.

baca juga: Perkuat Generasi Muda, BNNK Payakumbuh Seleksi Puluhan Pelajar

Untuk itu, ia meminta agar seluruh masyarakat untuk terus mematuhi protokol kesehatan baik menjaga jarak, memakai masker dan rajin mencuci tangan.

"Mari bersama-sama menjaga diri sendiri dan orang yang dicintai. Semaksimal mungkin patuhilah aturan protokol kesehatan, mudah-mudahan kita bisa cepat terlepas dari pandemi ini," kata JK.

baca juga: Empat UMKM Asal Payakumbuh dan Lima Puluh Kota Ikuti KKI 2021 Seri 1 di Padang

Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal mengatakan, selain Kadis Kominfo, pada Sabtu (23/1) ini tercatat ada penambahan 15 kasus lainnya dan sembuh empat orang. Total saat ini sudah ada 729 warga Payakumbuh yang dinyatakan positif COVID-19.

Total yang sembuh sampai saat ini sebanyak 613, meninggal sembilan orang, 96 melakukan isolasi dan dua masih dalam perawatan. Total tes swab yang telah dilakukan di Payakumbuh saat ini sebanyak 12.801.

baca juga: Ibu Negara Iriana Joko Widodo Ikut Promosikan Tenun Balai Panjang

Pihaknya juga terus melakukan tracing dan traking guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Kota Randang itu.

"Petugas terus berusaha melakukan swab kepada sebanyak-banyaknya orang yang pernah berkontak dengan pasien positif," ujarnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat