Heboh Kasus Pemakaian Jilbab Untuk Siswa Non Muslim, Kuasa Hukum Sebut Jeni Tidak Merasa Terusik

Kuasa Hukum Siswi SMKN 2 Padang, Mendrofa
Kuasa Hukum Siswi SMKN 2 Padang, Mendrofa (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF - Kuasa Hukum orangtua siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang , Mendrofa mengatakan putri dari kliennya, Jeni Cahyani Hia tetap akan datang ke sekolah dengan tidak memakai jilbab.

"Jeni sudah mantap berpakaian sesuai keyakinan yang ia anut. Walau persoalan aturan berjilbab ini sedang viral, Jeni mengaku tidak mengalami intimidasi selama di lingkungan sekolah ," kata Penasehat Hukum Orang Tua Siswa , Mendrofa, Minggu 24 Januari 2021.

baca juga: Pasokan Ikan Berkurang di Pasar Raya Padang, Harga Tetap Stabil

Menurutnya, anak kliennya itu tidak trauma sama sekali walau sudah berkali-kali dipanggil guru BK (bimbingan konseling).

Menurutnya, Jeni merupakan siswi yang berpegang teguh dengan prinsip. Sehingga tidak merasa terusik ketika sedang disorot publik.

baca juga: Harga Cabai di Pasar Raya Padang Anjlok, Ini Penyebabnya

Sebelumnya, Ombudsman perwakilan Sumatera Barat memanggil Kepala Sekolah SMKN 2 Padang itu untuk memaparkan terkait informasi yang viral di media sosial tersebut.

Postingan dari akun facebook Elianu Hia menyatakan bahwa pihak SMKN 2 Padang memaksa anaknya yang non muslim untuk menggunakan jilbab.

baca juga: Pemko Pariaman Belajar Strategi Pengelolaan Wisata Sejarah ke Walikota Medan

Dalam postingan tersebut, ia mengupload foto surat yang menyatakan pernyataan tidak bersedia menggunakan kerudung atau jilbab.

Hingga berita ini diturunkan, yang memposting surat tersebut tidak ingin untuk dikonfirmasi dan telah dihubungi melalui messangger facebook.

baca juga: Terima Kunjungan Ombudsman, Wabup Pessel: Peningkatan Pelayanan Publik Sesuatu yang Mutlak

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi