Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional 2021 Naik Jadi Rp553 Triliun, Ini Peruntukannya

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional untuk tahun ini bakal naik menjadi Rp553 triliun. Awalnya, anggaran PEN 2021 sebesar Rp372,3 triliun.

Proyek kenaikan anggaran PEN berbeda dengan Menteri Keuangan yang sebesar Rp403,9 triliun.

baca juga: Presiden Jokowi: Indonesia Masuk 35 Negara Rawan Bencana

"Dalam sidang kabinet lalu, paripurna, dan dalam rapat-rapat kami, Kemenkeu sudah melakukan pendataan dan angka terkait dengan alokasi PEN di 2021 ini besarnya Rp553 triliun," ujar Airlangga dalam webinar Akselerasi Pemulihan Ekonomi , Selasa (26/1/2021).

Kenaikan anggaran PEN, dikatakan Airlangga untuk mendorong perekonomian bisa pulih kembali.

baca juga: Diperkirakan Pandemi Tidak Akan Berakhir Tahun Ini, Berikut Pernyataan WHO

"Pemerintah sudah melihat, pemulihan ekonomi di 2021 ini memerlukan support yang sama dengan tahun 2020. Karena dilihat pandemi sampai dengan kita menyelesaikan vaksinasi satu tahun maka sebelum capai herd immunity, maka beberapa sektor dengan enam tema terus harus didukung," tutur dia.

Airlangga menyebut anggaran PEN terdiri dari anggaran kesehatan sebesar Rp104,7 triliun.

baca juga: Wamenkeu: Vaksinasi dan Insentif Perpajakan Jumpstart Ekonomi 2021

Anggaran kesehatan , salah satunya untuk pengadaan dan operasional vaksin corona hingga bantuan iuran BPJS Kesehatan untuk PBPU-BP.

Kemudian, anggaran untuk perlindungan sosial sebesar Rp150,96 triliun, yang mana digunakan untuk PKH, Kartu Sembako, Prakerja, hingga diskon listrik.

baca juga: Ini 3 Jenis Bansos yang Akan Cair Bulan Ini

Anggaran program prioritas sebesar Rp141,36 triliun yang diperuntukkan untuk pos kementerian atau lembaga dan pemda.

Sementara, terdapat dukungan UMKM dan pembiayaan korporasi yang dianggarkan menjadi satu sebesar Rp156,06 triliun.

Editor: Eko Fajri