Masih Terus Ditelusuri, Kadisdik Sumbar Singgung Regulasi di SMKN 2 Padang

Kepala DInas Pendidikan Sumatera Barat, Adib Alfikri
Kepala DInas Pendidikan Sumatera Barat, Adib Alfikri (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Tim yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan Sumatera Barat menyatakan bahwa ada regulasi yang tidak pas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang .

"Untuk hasil penelusuran yang kami lakukan, secara tertulisnya memang belum ada, karena teman-teman ini maraton selama ini. Yang jelas ada regulasi yang tidak pas yang dilakukan oleh SMKN 2 Padang ," kata Kepala Dinas Pendidikan Sumatera Barat, Adib Alfiri.

baca juga: Arab Saudi Kembali Izinkan Umrah dengan Syarat, Kemenag: Kami Berharap Jemaah Indonesia Tidak Harus Dipersyaratakan Seperti Itu

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan investigasi terkait dugaan intoleran yang terjadi di SMKN 2 Padang yang sempat heboh sejak 21 Januari 2021 lalu.

"Kami telah menginstruksikan kepada pihak SMKN 2 Padang untuk merevisi regulasi yang tidak pas selama ini agar tidak terjadi lagi hal yang sama," lanjutnya.

baca juga: Agar Pembagian Bansos Tak Berkerumun, Ini Cara yang Dilakukan PT Pos di Padang

Dengan dilakukan revisi tersebut, ia berharap tidak ada lagi aturan yang akan membuat polemik seperti yang terjadi di SMKN 2 Padang .

Sebelumnya, Dinas Pendidikan Sumatera Barat dipanggil oleh Ombudsman perwakilan Sumatera Barat untuk menjelaskan permasalahan dugaan pemaksaan menggunakan jilbab di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang .

baca juga: Bansos Mulai Cair, BST di Kota Padang Mulai Dibagikan Hari Ini

Diketahui, permasalahan tersebut sempat viral di jagad dunia maya sejak Kamis 21 Januari 2021 setelah seorang orang tua siswa mengunggah video yang isinya diduga mengandung pemaksaan terhadap siswi SMKN 2 Padang menggunakan jilbab.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri