Hormati Kearifan Lokal, PGI Harap Masalah Jilbab di SMKN 2 Padang Tidak Perlu Sampai ke Ranah Hukum

Ketua PGI Sumbar, Pendeta Titus Wadu
Ketua PGI Sumbar, Pendeta Titus Wadu (Halbert Caniago)

PADANG , KLIKPOSITIF - Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia ( PGI ) Sumatera Barat berharap permasalahan dugaan pemaksaan menggunakan jilbab di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Padang tidak sampai ke ranah hukum.

Ketua PGI Sumatera Barat, Pendeta Titus Wadu mengatakan pihaknya menghormati kearifan lokal di Sumatera Barat di mana siswi yang beragama Islam diwajibkan menggunakan seragam berjilbab.

baca juga: Andre Rosiade Bantu Pelajar Penderita Penyakit Jantung di Kuranji

"Untuk siswi non muslim seharusnya tidak melakukan intervensi untuk mencabut aturan tersebut," katanya.

Menurutnya, permasalahan tersebut tidak seharusnya dibesarkan seperti yang dilakukan saat ini. Karena dinilai akan merusak hubungan antar agama di Sumatera Barat.

baca juga: Terseret Ombak di Pantai Lolong Padang, Bocah 10 tahun Ditemukan Meninggal Dunia

"Memakai jilbab bagi siswi Muslim itu kan ekspresi iman dan spiritual sesuai ajaran Islam. Kami dari PGI tidak mempersoalkan itu. Tinggal bagaimana regulasinya diatur dari Pemda supaya ada pengecualian-pengecualian," lanjutnya.

Ia berharap persoalan keberatan salah seorang siswi non muslim di SMKN 2 Padang tidak sampai ke ranah hukum.

baca juga: Audensi dengan Komisi IV DPRD Sumbar, GMNI Padang Sorot Dugaan Penyalahgunaan Dana Covid-19

"Persoalan ini kan bisa diselesaikan secara kekeluargaan di antara sesama warga Sumatera Barat, mengapa harus sampai ke ranah hukum segala," tutupnya.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi