Puluhan Gedung Baru Telah Dibangun di Agam, Prof Musliar Kasim: Indra Catri Membangun dengan Intelektual

Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri, Dt Malako Nan Putiah lakukan penandatanganan prasasti di Balairung Agam, Rabu (27/1).
Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri, Dt Malako Nan Putiah lakukan penandatanganan prasasti di Balairung Agam, Rabu (27/1). (Ist)

KLIKPOSITIF - Bupati Agam , Dr. H. Indra Catri, Dt Malako Nan Putiah resmikan 31 unit infrastruktur baru di lingkup Pemkab Agam . Peresmian ditandai penandatanganan prasasti di Balairung Agam , Rabu (27/1).

Bupati Agam , Dr. H. Indra Catri, Dt, Malako Nan Putiah mengatakan, dalam upaya mewujudkan tranformasi pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Agam selalu berupaya meningkatkan pelayanan publik, dengan mewujudkan pembangunan gedung perkantoran dan infrastruktur yang representatif dan merata.

baca juga: Anggota DPRD Agam Syafrizal Meninggal Dunia

"Sesuai dengan visi dan misi Kabupaten Agam , kita meyakini pemerataan pembangunan lebih efektif dalam meningkatkan citra pemerintah jika dibanding pembangunan yang terpusat di satu lokasi," ujarnya.

Pemotongan pita dalam rangka peresmian salah satu bangunan infrastruktur di Kabupaten Agam
Pemotongan pita dalam rangka peresmian salah satu bangunan infrastruktur di Kabupaten Agam

Menurutnya, dengan tersebarnya kantor pemerintah dan fasilitas pelayanan yang representatif, secara tidak langsung akan mengangkat marwah pegawai, masyarakat dan juga daerah.

baca juga: PLH Bupati Agam Disuntik Vaksin Sinovac

"Pemerataan pembangunan, merupakan bagian penting dari upaya Pemkab Agam dalam mewujudkan Visi Kabupaten Agam yang berkeadilan, inovatif, sejahtera, agamais, dan beradat menuju Agam mandiri berprestasi yang madani," jelasnya.

Peresmian ditandai penandatanganan prasasti di Balairung Agam, Rabu (27/1)
Peresmian ditandai penandatanganan prasasti di Balairung Agam, Rabu (27/1)

Lebih lanjut Indra Catri menjelaskan pembangunan yang berkeadilan akan mendorong dan meningkatkan rasa memiliki serta partisipasi masyarakat, yang nantinya akan menciptakan terselenggaranya pemerintah yang kondusif.

baca juga: BKSDA Rilis Trenggiling ke Cagar Alam Batang Palupuah

"Dengan segala keterbatasan di masa pandemi Covid-19 saat ini, pembangunan tetap dijalankan, dan kita sudah memulainya namun belum selesai. Ibarat pepatah, mamancuang indak sakali putuih, dan kita harus mensyukuri capaian yang sudah kita peroleh sampai saat ini," terangnya.

Dengan adanya pembangunan gedung perkantoran dan infrastruktur saat ini, Indra Catri berharap, mampu menjadi stimulan terhadap peningkatan kinerja Pemerintah Kabupaten Agam secara umum, dan mampu memberikan dorongan terhadap berbagai program pemerintah kedepannya.

baca juga: Pemkab Agam Kembangkan Kawasan Kampung Ikan

Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan Martias Wanto Dt Maruhun mengatakan, untuk mewujudkan tata pola serta arah pembangunan Kabupaten Agam ke depan yang terintegrasi dan terinterkoneksi, maka diperlukan ketersediaan sarana dan prasarana fisik untuk penunjang aktivitas pemerintah.

Sejak kurun waktu 2015 hingga 2020, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Agam telah menggelontorkan dana besar untuk membangun fasilitas dan infrastruktur dasar masyarakat.

Terhitung lebih kurang Rp225 miliar dikucurkan pemerintah daerah ini dalam membiayai pembangunan 83 gedung perkantoran dan infrastruktur publik untuk Rang Agam .

Dijelaskan, Pemkab Agam makin concern untuk membenahi sarana dan prasarana publik. Pembenahan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap masyarakat.

Pada 2015 telah dibangun sebanyak 13 gedung dan infrastruktur lainnya, dengan total alokasi anggaran sebesar Rp21 miliar. Pada tahun 2016 telah dibangun 13 gedung dan infrastruktur lainnya, dengan total alokasi anggaran sebesar Rp21 miliar.

Tahun 2017 telah dibangun 13 gedung dan infrastruktur lainnya, dengan total alokasi anggaran sebesar Rp32 miliar. Kemudian, di tahun 2018 telah dibangun 11 gedung dan infrastruktur lainnya, dengan total alokasi anggaran sebesar Rp31 miliar. Tahun 2019 dan 2020 pun telah dirampungkan pembangunan 31 gedung dan infrastruktur lainnya, dengan total alokasi anggaran sebesar Rp108,9 miliar.

Menurutnya, pesatnya pembangunan di Kabupaten Agam merupakan amanat Peraturan Daerah Kabupaten Agam Nomor 6 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Tahun 2016-2021. Dikatakan dalam peraturan tersebut termaktub visi pembangunan Kabupaten Agam .

"Berangkat dari visi tersebut dan dalam rangka mewujudkan tata pola serta arah pembangunan Kabupaten Agam ke depan yang terintegrasi dan terinterkoneksi, maka diperlukan ketersediaan sarana dan prasarana fisik penunjang aktivitas pemerintahan," ujarnya.

Pesatnya pembangunan sarana dan prasarana publik di Kabupaten Agam dalam 5 tahun terakhir mendapat apresiasi dari Rektor Universitas Baiturrahmah (Unbrah), Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, M.S.

Menurut Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia Sumatra Barat itu, Bupati Agam , Dr. Indra Catri membangun Kabupaten Agam dengan pendekatan seorang intelektual.

"Saya tentunya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Agam , Dr. Indra Catri dan Wakil Bupati, Trinda Farhan yang telah membangun Kabupaten Agam dengan sangat baik," ujarnya.

Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, M.S menyorot kepiawaian Dr. Indra Catri membangun infrastruktur di Kabupaten Agam , khususnya di bidang kepariwisataan. Menurutnya, Bupati Agam dua periode itu pandai melihat potensi yang dimiliki pemerintah daerah.

"Kerena memang, keunggulan Agam itu adalah panorama dan objek wisata alamnya yang beragam, semuanya akan semakin indah jika ditunjang dengan infrastruktur yang baik pula," ucap mantan Rektor Universitas Andalas itu.

Disebutkan, dipilihanya Sungai Batang sebagai tempat pelaksanaan University Social Responbility (USR) ke 4 Unbrah beberapa waktu lalu merupakan bentuk apresiasi dan dorongan pihaknya terhadap visi pembangunan di Kabupaten Agam .

"Sungai Batang sebagai tempat kelahiran Buya Hamka sangat kaya nilai-nilai, demikian juga objek wisata Linggai di sekitar Maninjau yang mungkin belum terpikir sebelumnya," ungkapnya.

Menurut akademisi yang pernah menjabat Wakil Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan itu, pembangunan yang signifikan di Kabupaten Agam tidak terlepas dari sosok intelektual Dr. Indra Catri.

"Karena beliau juga sebagai intelektul tamantan IIP bergelar doktor, tentu beliau punya visi mengembangkan daerah selama menjabat dua periode, dan pembangunan di Agam sangat signifikan," ujarnya.

Editor: Khadijah