Polda Sumbar Periksa Tiga Personel Polres Solok Selatan

Kaca Mapolsek Sungai Pagu Solsel pecah-pecah akaibat diserang warga pada Rabu 27 Januari 2021 yang lalu.
Kaca Mapolsek Sungai Pagu Solsel pecah-pecah akaibat diserang warga pada Rabu 27 Januari 2021 yang lalu. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kepolisian Daerah Sumatera Barat telah memeriksa tiga orang personel kepolisian resor Solok Selatan atas dugaan penembakan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus judi, DS beberapa waktu lalu.

Ketiganya diduga menyalahi Standar Operasional Prosedur (SOP) pada saat melakukan penangkapan terhadap DS hingga menyebabkan DPO kasus tindak pidana judi tersebut tewas.

baca juga: Pembangunan Jalan Poros Abai Solsel Dilaksanakan Tahun 2022 Daliyus : Mari Kita Dukung dan Awasi

"Polda sudah menurunkan tim dari Propam dan Itwasda melakukan pengecekan prosedurnya apakah sesuai dengan SOP atau tidak.Senjata yang digunakan diamankan Propam di sana," kata Kabid Humas Polda Sumbar , Kombes Pol Satake Bayu, Jumat 29 Januari 2021.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan anggota yang diperiksa selain dari ketiga anggota dari Satreskrim Polres Solok Selatan yang telah diperiksa.

baca juga: Ucapkan Sumpah Janji Sebagai Wakil Ketua DPRD Solok Selatan, Yendri Susanto : Terima Kasih Kepada Semua Pihak Yang Telah Membantu

"Sementara ada tiga yang sedang diperiksa, mungkin nanti akan ditambah" katanya.

Ia mengatakan, senjata yang digunakan untuk menembak DS juga ikut disita oleh Bid Propam untuk keperluan penyelidikan.

baca juga: Bahas Jaringan Kelistrikan, PLN Solok Kunjungi Bupati Solok Selatan

"Senjata yang digunakan diamankan Propam sebagai barang bukti," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Mapolsek Sungai Pagu Solsel ( Solok Selatan ) - Sumbar diserang ratusan warga dan dilempari batu oleh warga sekitar pukul 15.30 WIB, Rabu 27 Januari 2021. Akibat kejadian itu, kaca mapolsek mengalami pecah-pecah.

baca juga: ASN Berprestasi Di Solsel Diganjar Penghargaan Pada Peringatan HUT Korpri ke 50

Dari versi Polisi, Kapolres Solok Selatan AKBP Tedy Purnanto menjelaskan, kejadian berawal saat petugas menangkap DPO kasus perjudian berinsial DS di Nagari Koto Baru Kecamatan Sungai Pagu Kabupaten Solsel - Sumbar sekitar pukul 14.30 WIB.

Namun saat akan ditangkap, DPO itu malah melakukan perlawanan dan melakukan penusukan terhadap Personil Opsnal Sat Reskrim bernama Brigadir Kancep Rianto. Akibat kejadian itu, Kancep Rianto mengalami luka sayat di dada dan lengan.

Karena keselamatan anggota terancam, maka petugas akhirnya menembak DS. Naas, nyawa DS tak tertolong saat dirawat di RSUD Solsel .

Tewasnya DS memicu reaksi dari pihak keluarga dan masyarakat. Sekitar pukul 15.30 WIB, pihak keluarga dan warga Koto Baru menyerang Mapolsek dan melemparnya dengan batu yang membuat kaca mapolsek pecah dan berserakan di lantai.

Tak hanya itu, warga yang kesal juga memblokade Jalan Nasional Muara Labuh Padang Aro, yang lokasinya tak jauh dari RSUD Solsel

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi