Segera Diresmikan, Masjid Terapung Ini Akan Menjadi Ikon Baru di Pessel

Bangunan Masjid Wisata Carocok Painan
Bangunan Masjid Wisata Carocok Painan (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat segera membuka secara resmi Masjid Tarapung Carocok Painan sebagai ikon baru di daerah itu, Jumat 5 Februari 2021 depan.

Kabag Humas dan Protokoler Pessel , Rinaldi mengatakan, peresmiannya dibuka langsung dengan melaksanakan salat Jumat perdana di masjid itu dengan mendatang khatib dari UIN IB Padang.

baca juga: Siswa di Pessel Terpaksa Nyebrang Sungai Karena Jembatan Rusak, Pemkab Harapkan Bantuan BNPB

"Pada hari tersebut akan dilakukan shalat Jumat perdana dengan khatibnya Rektor UIN Imam Bonjol Padang Prof. Dr. H. Eka Putra Wirman, Lc., M.A," ungkapnya, Sabtu 30 Januari 2021.

Ia menjelaskan, masjid terapung senilai Rp27,5 miliar itu, memiliki bangunan inti dengan kapasitas 300 jemaah dengan 2 menara setinggi 32 meter dan taman di atas luas lahan 1.795 M2.

baca juga: Pemilik Lupa Matikan Tungku, Satu Rumah di Pessel Ludes Terbakar

Menurutnya, masjid tersebut bakal menjadi ikon baru untuk wisata Pessel , dan saat ini pengerjaan diklaim sudah selesai 100 persen dan siap untuk diresmikan.

Bahkan kata Rinaldi, kalau tidak ada wabah pandemi Covid, sebelumnya direncanakan bakal dibuka dengan Tabliq Akbar bersama Ustad Abdul Somad. Namun, karena masih dalam pandemi Covid-19, rencana tersebut dibatalkan.

baca juga: Dinas Perternakan Pessel Turunkan Petugas Pantau Kesehatan Hewan Kurban

"Untuk menghindari adanya kerumunan massa, pihak panitia terpaksa membatalkan rencana mengundang UAS," terangnya.

Ia berharap, jelang pelaksanaan peresmian Masjid itu tidak ada kendala, dan untuk menjaga dan mengendali penularan virus corona panitia bakal meresmikan dengan mengikuti ketentuan protokol kesehatan.

baca juga: Percepat Penanganan Covid-19, Menkeu Dorong Akselerasi Penggunaan Anggaran

Sebelumnya, Anggota Komisi III DPRD Pessel , Novermal Yuska mengungkapkan, kontraktor pelaksana proyek Masjid Terapung didenda karena tidak bisa mengerjakan sesuai dengan waktu yang ditargetkan.

"Mestinya sudah harus siap di akhir masa tahun anggaran, 31 Desember 2020 kemarin. Karena terlambat kontraktor didenda," ungkapnya pada KLIKPOSITIF usai meninjau langsung pengerjaan proyek itu, Senin 11 Januari 2021.

Hasil peninjauan itu, Novermal menyebut, masih asa pengerjaan yang belum selesai, diantaranya loteng bangunan utama, ornamen jalan masuk, bangunan menara, hingga beberapa bagian bangunan lainnya.

"Walau, kontraktor dan PPK proyek yang mendampingi saya mengatakan, dalam beberapa hari kedepan, semua pekerjaan bisa disiapkan, dan sekaligus bisa diresmikan," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Eko Fajri