Begini Cara Dishut Jaga 2,3 Juta Hektar Hutan di Sumbar

Kepala Dinas kehutanan Sumbar, Yozarwardi
Kepala Dinas kehutanan Sumbar, Yozarwardi (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Dinas Kehutanan Sumatera Barat ( Dishut Sumbar ) menerapkan Perhutanan Sosial sebagai solusi menjaga 2,3 juta hektar hutan di provinsi itu.

Kepala Dinas kehutanan Sumbar, Yozarwardi menjelaskan, Perhutanan Sosial dijalankan dengan skema hutan desa/nagari, hutan kemasyarakatan (HKm), hutan tanaman rakyat (HTR), hutan adat (HA), kemitraan kehutanan (KK).

baca juga: Ada Ruang Layanan Konsultasi Hukum di DPMPTSP Sumbar

"Luas hutan di Sumbar mencapai 2,3 juta hektar. Tidak sebanding dengan jumlah Polisi Hutan yang hanya 103 orang. Perhutanan Sosial adalah salah satu solusi," katanya, Senin, 1 Februari 2021.

Menurutnya, Perhutanan Sosial memberi peluang kepada masyarakat sekitar hutan untuk memanfaatkan hasil hutan selain kayu. Perhutanan Sosial memberikan ruang bagi masyarakat sekitar hutan untuk mengelola lahan hutan untuk meningkatkan kesejahteraan.

baca juga: Gubernur Sumbar: OPD Harus Berinovasi untuk Mendapatkan DID

"Masyarakat bisa mengambil hasil hutan seperti rotan, atau pengembangan madu lebah, wisata hutan . Kami juga beri pelatihan peningkatan kualitas produk masyarakat seperti peningkatan kualitas rotan agar bernilai jual tinggi," terangnya.

Dengan mekanisme itu, masyarakat sekitar kawasan akan merasa lebih memiliki hutan sehingga akan ikut terlibat dalam upaya pelestarian dan menjaga dari oknum-oknum yang melakukan penebangan liar.

baca juga: Kampung Bahari Nusantara Sungai Pisang Diyakini Masyarakat Bahari

"Selain itu, patroli untuk mengantisipasi terjadinya penebangan liar terus digalakkan oleh Polisi Hutan . Sejak Perhutanan Sosial ini penebangan liar mulai berkurang meskipun belum sepenuhnya teratasi," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir