Unand Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru, Rektor: Daya Tampung 6.465 Orang

Rektor Unand Prof. Yuliandri
Rektor Unand Prof. Yuliandri (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PADANG, KLIKPOSITIF - Universitas Andalas ( Unand ) membuka pendaftaran Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) jalur SNMPTN , SBMPTN dan Mandiri 2021. Daya tampung Unand dari tiga jalur itu sebanyak 6.465 orang dari 48 prodi plus prodi biomedik.

PMB ini diselanggarakan oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). LTMPT merupakan lembaga penyelenggara yang kredibel, proporsional, efisen dan efektif.

baca juga: Ditutup Sekjen Kemdikbudristek, Unand Sukses Gelar LIDM 2021

Rektor Unand Prof. Yuliandri menyampaikan, proses seleksi akan dilakukan dengan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Seleksi calon mahasiswa baru mengacu pada prinsip adil, transparan, fleksibel efisien dan akuntabel.

"Jadi ada tiga jalur dengan kuota SNMPTN 30 persen atau 1.941 orang, jalun SBMPTN dengan 40 persen atau 2.586 orang, kemudian jalur seleksi mendiri 30 persen atau 1.938 orang," terangnya didampingi wakil rektor 1 Mansyurdin saat jumpa pers di Unand , Rabu, 3 Februari 2021.

baca juga: Pusat Bahasa di Perguruan Tinggi Perlu Dikembangkan Jadi Pusat Riset

Yuliandri mengatakan, kualitas pendidikan dari proses belajar selama pandemi Covid-19 akan menjadi tantangan kampus. Apalagi seleksi melalui nilai rapor pada jalur SNMPTN .

"Ini akan jadi pertimbangan kami, namun tetap memperhatikan kualitas lulusan yang diterima. Maka prestasi, rekaman jejak kinerja sekolah jadi pertimbangan kami. Kemudian kami gunakan kriteria seleksi nasional," katanya.

baca juga: Pusat Bahasa Unand Bahas Peran Bahasa Indonesia di Mancanegara

Secara teknis, WR I Unand Mansyurdin menjelaskan, untuk syarat dan jadwal pendaftaran calon mahasiswa bisa ke laman https://pmbm.unand.ac.id/. Calon mahasiswa wajib masuk dan mengisi akun.

"Pendaftar tidak dipungut biaya apapun. Biaya penyelenggaraan SNMPTN sepenuhnya ditanggung pemerintah," terangnya.

baca juga: Berstatus PTN-BH, Jokowi Minta Unand Perkuat Riset dan Inovasi

Mansyurdin mengatakan, untuk jalur SBMPTN mengikuti harus telah mengikuti UTBK yang mencangkup menteri UTBK, kelompok UTBK, jadwal, biaya ketentuan.

"Kami juga menerima siswa pendaftar dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dari jalur SNMPTN , SBMPTN dan Mandiri. Mereka dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan skema Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah," sebutnya.

Selanjutnya untuk seleksi mandiri dilaksanakan dalam empat jalur. Pertama jalur akademik, prestasi unggul kebutuhan khusus dan kerja sama.

"Jalur mandiri ini mempertimbangkan prestasi akademik, reputasi sekolah, prestasi unggul, hafis Alquran dan juara tingkat nasional," tukasnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir