Unand Kirim Tim Studi Dampak Gempa Sulbar

Rektor Unand Prof. Yuliandri saat melepas Tim Studi ke Sulbar
Rektor Unand Prof. Yuliandri saat melepas Tim Studi ke Sulbar (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Universitas Andalas ( Unand ) melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Andalas (LP2M) mengirim Tim Pusat Studi Bencana (PSB) ke Mamuju dan Mejene, Sulawesi Barat (Sulbar) dari tanggal 3-9 Februari 2021.

Tim PSB ini akan melakukan studi investigasi dampak bencana gempa terhadap fasilitas kehidupan termasuk Bangunan, prasarana jalan, jaringan dan instalasi listrik, dan lainnya.

baca juga: Gempabumi Magnitudo 7.2 Guncang Nias Barat, Terasa Hingga Maninjau Agam

"Pengiriman tim kali ini bertujuan untuk mengumpulkan informasi kerusakan, penyebab dan membantu tindakan rehabilitasi, perkuatan dan mitigasi bencana alam gempa bumi di Mamuju, Majene, dan sekitarnya," ungkap Rektor Unand Prof. Yuliandri, Rabu (3/02) di Unand Kampus Limau Manis Padang.

Sebelumnya Rektor juga sudah mengirimkan Tim Tanggap Bencana (Tim Medis) pada Minggu (17/1) lalu di Pascasarjana Kedokteran Kampus Unand Jati Padang.

baca juga: Sekjen Gerindra Nyatakan Siap Dukung Normalisasi Batang Tapan Pessel

"Pengiriman Tim Kebencanaan ini sekaligus mewakili masyarakat Sumatra Barat (Sumbar) sebagai bentuk kontribusi Universitas Andalas dalam membantu meringankan beban saudara-saudara sebangsa yang terdampak gempa di Majene, Mamaju dan sekitarnya," katanya.

Rektor menyampaikan selamat bertugas dan berpesan kepada tim untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam masa pandemi ini demi menjaga kesehatan.

baca juga: Bantu Ketersedian Pangan di Rahul Tapan, Bupati Pessel Kirim 10 Ton Beras Untuk Korban Banjir

Selain itu tim juga harus menjaga stamina, bekerja dengan hati ikhlas dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di lapangan.

Rombongan yang dipimpin Prof. Dr. Eng. Fauzan beranggotakan Dr. Eng. Febrin Anas Ismail sebagai ahli perkuatan bangunan khususnya rumah rakyat, Muhammad Nasir Sonni, PhD sebagai ahli sistem dan jaringan listrik. tim ini juga didukung oleh Ahli Geoteknik dan kebencanaan Prof. Abdul Hakam, PhD.

baca juga: Kuliah di Unand, Hikmah Bagi Para Penghafal Alquran

Kepada tim ini, Ketua LPPM Universitas Andalas Dr. Ing Uyung Gatot S. Dinata berpesan agar tim menjalankan pengabdian secara kompak. Selain itu, keberadaan Tim di lapangan agar senantiasa membantu penanganan dan perbaikan serta perkuatan fasilitas yang terdampak oleh gempa .

Lebih lanjut, tim diharapkan selalu siap bekerjasama dan membantu pemerintah daerah setempat sesuai dengan bidang keahliannya masing-masing.

Dr. Eng. Febrin menjelaskan keberangkatan kali ini merupakan pengulangan kegiatan yang sama seperti pada gempa Lombok tahun 2018.

"Kami dapat berbagi pengalaman terhadap apa yang telah kita lakukan baik di Padang, Pariaman, Bukittinggi maupun tempat-tempat lain di Indonesia," ujarnya.(*)

Editor: Joni Abdul Kasir