32 Tenaga Kesehatan Puskesmas Biaro Jalani Vaksinasi Covid-19

Tenaga Kesehatan di Puskesmas Biaro
Tenaga Kesehatan di Puskesmas Biaro (Fb Puskesmas Biaro)

AGAM , KLIKPOSITIF - Sebanyak 32 Tenaga Kesehatan di Puskesmas Biaro, Kecamatan Ampek Angkek, Agam -Sumbar sudah menjalani vaksinasi COVID-19.

Kepala Puskesmas Biaro dr. Annisa Sofyana mengatakan, vaksinasi dilakukan pada Senin dan Selasa kemarin, di Puskesmas setempat.

baca juga: Literasi Digital di Agam, Ini Kata Kepsek SMAN 1 Palembayan

"32 tenaga kesehatan kita sudah mendapat suntikan vaksin, dan Alhamdulillah, tak ada gejala apapun pasca vaksin," jelas dr.Annisa, Kamis 4 Februari 2021.

Ia menyebut, vaksinasi akan berlangsung dalam 2 tahapan. Tahapan berikutnya akan dilakukan pada 15 dan 16 Februari mendatang.

baca juga: Kecelakaan Beruntun Libatkan 9 Kendaraan di Jalan Padang-Bukittinggi, Ada yang Masuk Kolam dan Sawah

"Kendati sudah mendapat vaksin tahap awal, kita tetap bekerja sesuai standar protokol kesehatan dalam melayani warga yang berobat," jelasnya.

dr.Annisa juga mengatakan, vaksin sinovac yang digunakan ini aman dan halal, sehingga warga tak perlu takut jika nantinya juga mendapat suntikan vaksin.

baca juga: Pemkab Agam Akan Pakai Batik Karya SMKN 1 Ampek Angkek untuk Seragam Dinas

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dari Dinas Kesehatan Agam Tri Pipo, menargetkan Februari ini selesai memberikan vaksin untuk seluruh tenaga kesehatan.

"Jumlah vaksin yang kita peroleh sebanyak 2600 untuk 1300an tenaga kesehatan, Februari ini kita target selesai untuk tenaga kesehatan," ungkap Tripipo.

baca juga: Terus Melandai, Kasus Aktif COVID-19 di Agam Tinggal 2,18 Persen

Namun, tak semua tenaga kesehatan yang mendapat suntikan vaksin, karena akan ada proses pemeriksaan kesehatan jelang penyuntikan.

Vaksin merupakan salah satu cara memutus mata rantai penularan COVID-19 yang terus terjadi di Kabupaten Agam sejak Mei 2020.

Kekinian, sesuai data dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Sumbar, total penularan di Agam sebanyak 1.863 pasien. 34 diantaranya meninggal, 1.656 sembuh dan sisanya masih menjalani perawatan. (*)

Editor: Hatta Rizal