4 Pengendara Moge Pengeroyok TNI di Bukittinggi Dituntut 1 Tahun Penjara

BB Moge
BB Moge (Katasumbar)

KLIKPOSITIF - Pengadilan Negeri (PN) Bukittinggi menggelar sidang lanjutan kasus Moge secara virtual.

Dalam sidang lanjutan pada Kamis 4 Februari 2021, beragendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

baca juga: Ikut Peduli dan Bantu Masyarakat Saat Pandemi, Green House Lezatta Raih Penghargaan Klik Award

Tim JPU Kejaksaan Negeri Bukittinggi yang terdiri dari Zulhelda dan Syahreini Agustin, menuntut para terdakwa dengan hukuman 1 tahun penjara.

"Sidang hari ini, JPU menuntut masing-masing terdakwa 1 tahun penjara," ujar Humas PN Bukittinggi Lukman Nulhakim, dilansir dari Katasumbar.com jaringan KLIKPOSITIF .com, Jumat (5/2).

baca juga: Bangun Mushalla Di Lereng Gunung Talang, Mapala Unand Raih Penghargaan Klik Award

Setelah pembacaan tuntutan, Majelis Hakim Meri Yenti sebagai ketua, beranggotakan Hakim Rinaldi dan Melky Salahuddin menetapkan penundaan sidang lima hari ke depan.

"Sidang ditunda hingga 9 Februari 2021 untuk pembacaan pleidoi dari penasehat hukum para terdakwa," sambung Lukman.

baca juga: Kisah UM Sumatera Barat yang Raih Klik Award Karena Sukses Membangun Kampung Sarugo

Empat terdakwa yang terlibat dalam kasus moge ini masing-masing adalah MS, RHS, JAD dan TR.

Sementara satu tersangka lainnya, yakni BS (16) yang berstatus Anak Berhadapan dengan Hukum , telah menjalani hukuman dengan vonis 3,5 bulan penjara dengan pemotongan masa tahanan.

baca juga: Mengenal Karbol Tasarai yang Membawa Koperasi Pegawai Madina Raih Penghargaan Klik Award

Peristiwa pengeroyokan konvoi moge terhadap 2 anggota Kodim 0304/Agam ini terjadi pada Jum'at 30 Oktober 2020.

Akibat kejadian tersebut, prajurit TNI menderita luka-luka dan Polisi menetapkan 5 tersangka pasca pengeroyokan .

Sumber: Katasumbar.com

Editor: Eko Fajri