Pariaman Canangkan Vaksinasi COVID-19, Genius Umar: Target Kita 90 Persen Nakes Divaksin

Walikota divaksin Sinovac
Walikota divaksin Sinovac (Rehasa)

PARIAMAN, KLIKPOSITIF - Wali Kota Pariaman hari ini telah menjalani vaksinasi Covid-19 di Aula Balai Kota Pemko Pariaman, Jumat (5/1/2021).

Wali Kota Pariaman Genius Umar menjelaskan, selain dirinya, Forkopimda di kota itu juga menjalani suntik vaksin.

baca juga: Cerita Fadli Adli Syaputra, Kuliah dari Program Pendidikan Sagasaja Pemko Pariaman

"Hari ini Pariaman mencanangkan penyuntikan vaksin Sinovac yang dimulai dari saya sendiri. Seterusnya pemberian vaksin juga dilakukan kepada forum pimpinan daerah seperti Kapolres, Dandim, Kejaksaan serta OPD Pemko Pariaman," ungkap Wali Kota Pariaman , Genius Umar , Jumat 5 Februari 2021.

Lebih lanjut dikatakannya, pencanangan vaksinasi dilakukan untuk memutus penyebaran COVID-19.

baca juga: Tiga Hari Gotong Royong, Pembangunan Jalan Wisata Air Desa Mangau Pariaman Sudah Mencapai 5,1 Kilometer

"Selain itu juga untuk memberikan contoh kepada masyarakat agar bersedia juga divaksin. Vaksinasi adalah upaya dari pemerintah untuk menjaga kesehatan masyarakat," kata Genius Umar .

Kendatipun demikian, Genius mengungkapkan, sampai saat ini baru 16 persen petugas kesehatan yang ikuti vaksinasi Sinovac.

baca juga: Erosi Sungai Batang Mangau Pariaman Ancam Rumah dan Kebun Warga, Wali Kota Ungkap Hal Ini

"Untuk itu, kami menekankan agar petugas kesehatan bersedia untuk divaksin. Target vaksin untuk tenaga kesehatan kita upayakan mencapai 90 persen," sebutnya.

Perihal itu, Genius bahkan mengatakan akan memberikan sanksi administrasi bagi tenaga kesehatan yang tidak mau disuntik vaksin Sinovac.

baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Kota Solok Capai 50 Persen

"Kita akan berikan sanksi administrasi sesuai aturan yang telah ditentukan," katanya.

Untuk diketahui juga, penyuntikan vaksin saat itu dilakukan oleh Dokter Kardiyus Syaputra.

Sementara itu, sampai saat ini, dari 922 tenaga kesehatan di Kota Pariaman , baru 16 persen yang menjalani vaksinasi.

Penulis: Rehasa | Editor: Rezka Delpiera