Antisipasi Penyebaran COVID-19 Saat Liburan Imlek, Bupati Irfendi Arbi Keluarkan Surat Edaran

Sejumlah masyarakat mendapatkan sangsi sosial saat Satgas COVID-19 Lima Puluh Kota gelar Operasi Yustisi di Tanjung Pati
Sejumlah masyarakat mendapatkan sangsi sosial saat Satgas COVID-19 Lima Puluh Kota gelar Operasi Yustisi di Tanjung Pati (Ade Suhendra)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Bupati Irfendi Arbi keluarkan Surat Edaran terkait pengendalian kegiatan masyarakat untuk pencegahan penyebaran COVID-19 pada libur perayaan Imlek 2021.

Surat Edaran dengan nomor 360/127 /BPBD-LK/II/2021 ini ditujukan kepada beberapa sektor termasuk camat dan wali nagari se-Kabupaten Lima Puluh Kota .

baca juga: Masih Pandemi, Pemko Payakumbuh Tak Rekomendasikan Tradisi Balimau

Irfendi Arbi mengatakan SE tersebut selain untuk pemerintahan juga ditujukan kepada pengusaha atau pengelola tempat wisata dan sejenisnya serta masyarakat Kabupaten Lima Puluh Kota . Ia menjelaskan surat tentang pengendalian kegiatan masyarakat untuk pencegahan penyebaran COVID-19 ini sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri No 3 Tahun 2021 tentang pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan pembentukan posko penanganan COVID-19 di tingkat desa dan kelurahan dalam rangka pengendalian penyebaran virus corona.

"Surat ini juga berdasarkan Perda Provinsi Sumbar No 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Sehingga pemda diminta untuk mengimbau masyarakat selama libur untuk tetap di rumah dan tidak melakukan perjalanan keluar rumah, kecuali kegiatan tersebut mendesak," kata Irfendi Arbi.

baca juga: Kisah UM Sumatera Barat yang Raih Klik Award Karena Sukses Membangun Kampung Sarugo

Ia menambahkan pihaknya juga mengimbau pemilik, penanggung jawab, pengusaha atau pengelola tempat wisata untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan membatasi jam operasional usahanya mulai dari Jumat 12 Februari 2021 hingga Minggu 14 Februari 2021.

Ketentuannya menurut Irfendi Arbi adalah untuk jam operasional tempat wisata sampai pukul 18.00 WIB dengan kapasitas 30 persen pengunjung.

baca juga: KLIKPOSITIF Gelar KLIK Award 2021, Berbagai Instansi Terima Penghargaan

"Sedangkan untuk rumah makan dan restoran jam operasional sampai pukul 22.00 WIB dengan kapasitas 50 persen pengunjung kecuali pesanan pelayanan untuk membawa pulang atau take away. Kemudian Satgas COVID-19 Lima Puluh Kota diharapkan melakukan sosialisasi edukasi dan pengawasan serta penegakkan disiplin," ujarnya.

Sementara itu, camat beserta forkopimcam dan wali nagari, babinsa dan bhabinkantibmas melakukan pemantauan dan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di wilayah masing-masing. Sedangkan untuk pelanggar akan dikenakan sangsi sesuai dengan peraturan Perundang-undangan.

baca juga: Studi Baru Sebut Tak Ada Hubungan Antara Golongan Darah dan Risiko Covid-19

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Rezka Delpiera