Diperkirakan ada Triliunan Rupiah Anggaran Untuk Proyek Strategis di Sumbar, Solsel Fokus Jalan Tembus Solok Selatan-Dharmasraya

ilustrasi
ilustrasi (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF - Pembangunan jalan tembus Solok Selatan- Dharmasraya , Sumatera Barat (Sumbar) membutuhkan biaya ratusan miliar. Setidaknya untuk tahun ini, pemerintah daerah mengusulkan sebesar Rp 630 miliar.

Proposal usulan biaya pembangunan itu telah disiapkan sesuai persyaratan yang diminta Balitbang Sumbar. Rencananya dibawa dalam rapat bersama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, pekan depan.

baca juga: Jika Kasus Covid-19 Tak Meningkat Usai Lebaran, Ini Penjelasan Ahli

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Solok Selatan, Doni Rahmat Samulo mengatakan, tahun ini masyarakat Solok Selatan dapat angin segar dari pemerintah pusat.

Sesuai rencana strategis pembangunan Kemenko Kemaritiman dan Investasi tahun 2021 di wilayah Sumbar, Solok Selatan masuk salah satu daerah yang akan mendapat kucuran dana.

baca juga: Indonesia Urutan 18 Kasus Pandemi Covid-19 Dunia

"Tahun ini, rencananya ada Rp 3 triliun anggaran Kemenko Kemaritiman dan Investasi untuk Sumbar pada beberapa proyek strategis. Di antaranya Rp 1 triliun untuk Mentawai, Rp 1,2 triliun untuk fly over Sitinjau Laut, serta Rp 800 miliar untuk Solok Selatan," kata Doni, Kamis (11/2/2021).

Jika tidak ada aral melintang, sebagian besar dana tersebut akan diarahkan untuk memulai pembangunan jalan tembus Solsel - Dharmasraya .

baca juga: Sebut Resiko Kerjanya Tinggi, Said Didu Usulkan Gaji Ngabalin Dinaikkan

Jalan tersebut meliputi dua jalur penghubung, yakni Abai-Sungai Dareh dan Sungai Kunyit-Sungai Rumbai.

"Andai disetujui pusat, dua jalur tembus itu akan segera terwujud tahun ini. Jika tidak Rp 800 miliar, setidaknya Rp 630 miliar diharapkan jadi terealisasikan," bebernya.

baca juga: Rencana Kenaikan Tarif PPN, Wakil Ketua DPR: Tambah Beban Hidup Masyarakat

Menurutnya, keberadaan jalan itu akan jadi magnet awal kemajuan masing-masing daerah itu. Dengan aksesibilitas yang lancar, diyakini berdampak positif pada perkembangan kepariwisataan dan perekonomian.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri