Polresta Akan Lakukan Pemantauan Apotek di Padang Untuk Antisipasi Penjualan Obat Penggugur Kandungan

Kapolresta Padang memperlihatkan barang bukti chating tersangka
Kapolresta Padang memperlihatkan barang bukti chating tersangka (Halbert Caniago)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang akan melakukan pemantauan terhadap apotek di Kota Padang yang dikhawatirkan menjual obat-obatan keras seperti yang dilakukan I (50) dan S (50).

"Kami akan melakukan pemantauan bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Padang di setiap apotek yang ada di Padang," kata Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir, Senin 15 Februari 2021.

baca juga: Pemko Padang Akan Bagikan Bansos Beras, Lihat Jadwalnya

Ia mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan agar tidak ada lagi aborsi yang dilakukan di Kota Padang .

Sementara itu, tersangka inisial S (50) menyatakan bahwa kebanyakan apotek yang ada di daerah Tarandam, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang juga menjual obat yang sama.

baca juga: Andre Rosiade Bantu Pengobatan Anak Penjahit Karung yang Stroke

"Seluruh apotek di daerah Tarandam itu menjual obat untuk menggugurkan kandungan seperti yang kami jual itu," kata salah satu tersangka, S (50).

Ia menyatakan bahwa untuk obat keras itu apotek yang ada di daerah Tarandam, Kecamatan Padang Timur rata-rata menjual obat tersebut.

baca juga: Pemko Padang Kumpulkan 7,5 Ton Beras Dari Perusahaan Untuk Warga Terdampak PPKM

"Hanya saja bedanya kalau apotek lain itu mereka hanya menjual. Mereka tidak menunjukkan cara pemakaian dan tidak ada konsultasi seperti yang kami lakukan," lanjutnya.

Sehingga dengan begitu tidak ada bukti untuk menyatakan bahwa apotek lainnya juga menjual obat keras tanpa izin.

baca juga: Pemerintah Berencana Pindahkan Lokasi Tes CPNS Padang 2021 dari Kampus UPI ke Balai Kota, Ini Alasannya

Sebelumnya, dua pasang kekasih itu diamankan Satreskrim Polresta Padang pada Jumat 12 Februari 2021 lalu atas dugaan aborsi .

Sebelum keduanya dibekuk, pihak Kepolisian lebih dahulu mengamankan sepasang suami istri penjual obat untuk menggugurkan kandungan di daerah Tarandam Padang.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi